Perbedaan Esensial Bank Konvensional dan Bank Syariah

  • 11 Apr 2025 15:57 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Di era saat ini, lanskap keuangan modern, kita mengenal dua jenis institusi perbankan utama, yaitu bank konvensional dan bank syariah. Perbedaan paling signifikan antara bank konvensional dan bank syariah terletak pada prinsip operasional dan hukum yang mendasarinya.

Lebih lanjut, Rafiqah Ahmad, Lc., M.A selaku dosen Perbankan Syariah Universitas Iskandar Muda Aceh sekaligus Praktisi Ekonomi Islam menjelaskan beberapa perbedaan mendasar antara kedua perbankan tersebut.

“Dari segi landasan filosofisnya jelas bahwa landasan dasar dalam perbankan syariah adalah berdasarkan Al-Quran dan Hadis, sedangkan di perbankan konvensional dirumuskan oleh manusia,” ujarnya dalam perbincangan bersama RRI program dialog Mozaik Indonesia dengan topik Membangun Ekonomi Berkeadilan, pada Rabu (9/4/2025).

Kemudian perbedaan mendasar lainnya terletak pada tujuan dan fokus operasional. “Nah, dalam islam, yang dituju daripada sebuah aktivitas keuangan adalah maslahat, dalam hal ini kemashlahatan para nasabahnya. Sedangkan dalam bank konvesional yang dituju adalah profit semata,” lanjutnya.

Selain itu, mekanisme pengawasan juga berbeda. Bank konvensional diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan bank syariah selain diawasi oleh OJK, juga memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bertugas untuk memastikan bahwa seluruh produk dan operasional bank sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

“Yang paling penting dalam bank syariah itu tidak ada yang namanya unsur MAGHRIB, yang merupakan singkatan dari Maisir, Gharar dan Riba. Jadi, tidak ada unsur maisir, yang berarti tidak ada spekulasi/perjudian. Tidak ada gharar, atau ketidakjelasan/ketidakpastian dalam akadnya dan tidak ada riba dalam perbankan syariah,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....