Perumdam Tirta Abdya dan Perumda Tirta Aneuk Laot Jalin Kerja Sama SIG

  • 16 Sep 2026 12:37 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Perumdam Tirta Abdya Kabupaten Aceh Barat Daya dan Perumda Tirta Aneuk Laot Kota Sabang resmi menjalin kerja sama pendampingan penyusunan dan pengembangan Sistem Informasi Geografis (SIG). Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya modernisasi pengelolaan jaringan dan layanan air minum berbasis teknologi informasi.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Ruang Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Sabang, Selasa malam.

Kerja sama tersebut dilatarbelakangi kebutuhan Perumdam Tirta Abdya untuk memperbarui sistem pemetaan jaringan air minum yang selama ini masih dilakukan secara konvensional. Melalui pengembangan SIG, data jaringan diharapkan dapat terdokumentasi secara lebih sistematis sehingga mendukung pengelolaan dan pelayanan kepada pelanggan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Sabang sekaligus Dewan Pengawas Perumda Tirta Aneuk Laot, Rinaldi Syahputra, menerangkan, Perumda Tirta Aneuk Laot Sabang menjadi mitra pendamping untuk perumda lainnnya di Aceh, karena telah lebih dahulu menerapkan SIG dalam kegiatan operasional perusahaan. Pengalaman tersebut menjadi modal teknis untuk mendukung proses transfer pengetahuan dan pengembangan sistem yang akan dilakukan bersama Perumdam Tirta Abdya.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Kolaborasi ini bukan hanya menyangkut pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring dan solidaritas antarperusahaan daerah air minum di Aceh,” kata Rinaldi, Selasa 15 September 2026.

Rinaldi berharap pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi berlanjut melalui pendampingan teknis secara berkesinambungan. Pemerintah Kota Sabang, kata dia, mendukung kolaborasi tersebut sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik yang memanfaatkan data dan teknologi informasi.

Sementara itu, Direktur Perumdam Tirta Abdya, SM Riza Ariffiandi, mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, penguatan kapasitas dan transfer pengetahuan diperlukan agar perusahaan mampu menjawab tuntutan pengelolaan layanan air minum yang semakin membutuhkan dukungan teknologi.

“Terima kasih kepada Kota Sabang. Kami optimistis proses pendampingan dapat berjalan lancar mengingat kedua perusahaan sama-sama berada di bawah naungan pemerintah daerah di Provinsi Aceh. Kondisi ini dapat memudahkan koordinasi sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang,” ujar Riza Ariffiandi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....