Pegadaian Dorong Generasi Muda Investasi Emas sejak Dini

  • 14 Jun 2026 00:56 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Investasi emas merupakan instrumen yang stabil dan mudah diaksesoleh berbagai kalang seperti pelajar, mahasiswa hingga pekerja muda. Pegadaian hadir dengan berbagai layananyang dirancang untuk mempermudah masyarakat termasuk kaum muda, dan pegadaian terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan investasi di kalangan generasi muda melalui edukasi langsung ke sekolah, perguruan tinggi, dan berbagai komunitas masyarakat.

Hubungan Kelembagaan Bisnis Pegadaian Area Banda Aceh, Anisa Ul Munawarah, S.H., mengatakan investasi saat ini tidak lagi identik dengan kalangan berpenghasilan tinggi karena masyarakat dapat mulai berinvestasi emas dengan nominal yang sangat terjangkau. “Sekarang investasi emas jauh lebih mudah. Dengan uang Rp10 ribu pun masyarakat sudah bisa mulai menabung emas secara digital,” kata Anisa dalam dialog bersama RRI, Rabu 10 Juni 2026.

Menurutnya, kemudahan akses tersebut menjadi peluang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mulai membangun kebiasaan menabung demi kebutuhan masa depan, termasuk biaya pendidikan, wisuda, hingga modal usaha.

Anisa menilai salah satu tantangan terbesar saat ini adalah gaya hidup konsumtif yang masih banyak ditemui di kalangan anak muda. Karena itu, edukasi mengenai pentingnya investasi terus dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kami sering memberikan gambaran sederhana kepada mahasiswa. Kalau uang yang biasa digunakan untuk nongkrong atau membeli hal-hal konsumtif disisihkan sebagian untuk tabungan emas, nilainya akan sangat membantu saat dibutuhkan nanti,” ujarnya.

Selain mengedukasi masyarakat tentang manfaat investasi, Pegadaian juga mengingatkan pentingnya memilih lembaga investasi yang legal dan terdaftar pada otoritas yang berwenang. “Jangan ikut-ikutan atau FOMO. Pastikan dulu perusahaannya resmi, terdaftar, dan memiliki izin yang jelas, jangan sampai tergiur keuntungan besar tetapi justru merugikan diri sendiri,” katanya.

Anisa menambahkan, tren literasi investasi di kalangan pelajar dan mahasiswa menunjukkan perkembangan positif. Banyak orang tua mulai membuka tabungan emas untuk anak sebagai persiapan biaya pendidikan di masa depan.

“Respons masyarakat sangat baik, mereka mulai memahami bahwa investasi tidak harus menunggu memiliki uang banyak. Yang terpenting adalah memulai dan melakukannya secara konsisten,” ucapnya.

Melalui berbagai program edukasi tersebut, Pegadaian berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi sebagai upaya menjaga kesejahteraan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....