Antisipasi Lonjakan Penumpang, Kapal Cepat Banda Aceh-Sabang Tambah Trip

  • 30 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Mengantisipasi lonjakan aktivitas penyeberangan yang mulai terjadi di lintasan Sabang–Banda Aceh, manajemen kapal cepat Express Bahari resmi memberlakukan penambahan jadwal pelayaran (extra trip). Kebijakan ini diambil untuk mengurai potensi penumpukan penumpang yang didominasi wisatawan dan memperlancar arus transportasi laut dari dan menuju Pulau Weh, Sabang.

Kepala PT Sakti Inti Makmur (SIM) Cabang Sabang Rudi menyebut Grafik pergerakan penumpang yang naik signifikan di Pelabuhan Balohan (Sabang) maupun Ulee Lheue (Banda Aceh) direspons cepat operator dengan memaksimalkan frekuensi keberangkatan armada mereka menjadi empat kali pelayaran dalam sehari. Seluruh armada kapal cepat disiagakan penuh untuk mendukung kelancaran transportasi laut selama periode lonjakan penumpang berlangsung.

"Aktivitas penyeberangan mulai melonjak tajam dibanding hari-hari sebelumnya. Untuk mengantisipasi penumpukan di area pelabuhan, kami langsung mengambil kebijakan untuk menambah jadwal pelayaran. Seperti kemarin awalnya hanya 3 trip, kemudian kita tambah jadi 4 trip," terangnya Sabtu 30 Mei 2026.

Rudi menjelaskan, tambahan pelayaran bersifat tentatif dan disesuaikan dengan perkembangan jumlah penumpang. Apabila tren peningkatan terus terjadi, pihak operator tidak menutup kemungkinan melakukan penyesuaian tambahan sesuai kebutuhan operasional.

Ia menilai meningkatnya mobilitas penumpang turut dipengaruhi tingginya minat wisatawan berkunjung ke Sabang pada musim libur serta meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

“Kita melihat tren kunjungan wisata ke Sabang kembali meningkat. Banyak wisatawan yang sudah memesan tiket jauh hari karena ingin menikmati libur panjang di Sabang,” katanya.

Pihaknya menghimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke pelabuhan dan melakukan pemesanan tiket lebih cepat guna menghindari kepadatan pada jam keberangkatan tertentu.

"Penambahan frekuensi pelayaran ini diharapkan mampu mendukung kelancaran konektivitas Banda Aceh-Sabang sekaligus menjaga sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat tetap bergerak ," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....