Pascalibur Iduladha, Kapal Cepat Kembali Layani Rute Banda Aceh-Sabang

  • 29 Mei 2026 08:52 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Setelah sempat menghentikan sementara operasionalnya bertepatan dengan hari raya Iduladha, armada kapal cepat Express Bahari kini resmi kembali beroperasi normal. Kapal cepat tersebut sudah kembali aktif membelah ombak untuk melayani arus penyeberangan pada lintasan reguler Ulee Lheue (Banda Aceh) menuju Balohan (Sabang) maupun sebaliknya.

Hingga saat ini, pergerakan penumpang pasca-lebaran dinilai masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan adanya lonjakan yang signifikan.

Kepala PT Sakti Inti Makmur (SIM) Cabang Sabang Rudi mengkonfirmasi bahwa grafik kedatangan maupun keberangkatan penumpang melalui jasa kapal cepat sejauh ini masih terpantau landai dan berjalan normal seperti hari-hari biasa. Untuk mengakomodasi kebutuhan penyeberangan masyarakat dan wisatawan, pihak manajemen saat ini masih mempertahankan jadwal reguler, yaitu sebanyak tiga trip pelayaran dalam sehari.

"Aktivitas penumpang yang masuk ke Sabang maupun yang keluar sejauh ini masih normal. Kita masih mengoperasikan jadwal seperti biasa, yaitu tiga trip per hari. Untuk mengantisipasi volume penumpang, kami menyiagakan armada kapal besar yang memiliki kapasitas tampung cukup lapang," kata Rudi saat dikonfirmasi, Kamis 28 Mei 2026.

Adapun armada kapal yang dikerahkan oleh pihak Express Bahari untuk memastikan kenyamanan para pengguna jasa selama sisa libur panjang ini, yakni Express Bahari 2F, yang memiliki kapasitas daya angkut mencapai 400 seat, dan Express Bahari 2C dengan daya angkut hingga 300 seat (kursi penumpang).

Pihak manajemen menilai kombinasi dari kapasitas kursi kedua armada tersebut dinilai masih sangat handal dan lebih dari cukup untuk menampung pergerakan penumpang harian, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket.

Mengenai peluang adanya kebijakan extra trip (trip tambahan), Rudi menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum melihat adanya urgensi atau potensi ke arah sana.

"Jika dalam beberapa hari ke depan terjadi lonjakan penumpang yang tidak terduga di area pelabuhan, kebijakan penambahan trip tersebut dapat saja diberlakukan yang sifatnya tentative atau menyesuaikan dengan situasi dan dinamika rill di lapangan," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....