Cuaca Tak Menentu, Panen Cengkeh di Sabang Terancam
- 23 Apr 2026 00:34 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Kota Sabang memasuki musim panen cengkeh tahun 2026 di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Situasi ini berdampak langsung terhadap produksi cengkeh milik petani, terutama di sejumlah sentra perkebunan di wilayah tersebut.
Terpantau di kawasan Jurong Cot Mancang, sebagian petani mengeluhkan banyaknya bunga cengkeh yang rontok sebelum masa panen. Hal ini diakibatkan perubahan cuaca yang tidak stabil dalam beberapa waktu terakhir.
Salah seorang pemilik kebun cengkeh setempat Ardabi mengatakan, meskipun kualitas cengkeh tahun ini dinilai lebih baik, namun jumlah produksi diperkirakan menurun dibandingkan musim sebelumnya. Ia menyebutkan, kondisi cuaca menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil panen.
"Pada musim panen sebelumnya, dari sekitar 40 batang cengkeh produktif, hasil panen dapat mencapai 400 hingga 500 kilogram. Namun untuk musim panen tahun ini, ia belum dapat memastikan jumlah produksi yang akan kita dapat" kata Ardabi, Rabu 22 April 2026.
Ia berharap, meskipun hasil panen menurun, setidaknya masih dapat mencapai separuh dari produksi tahun-tahun sebelumnya. Ketidakpastian ini membuat petani hanya bisa menunggu perkembangan cuaca hingga masa panen selesai.
"Selain faktor cuaca, kami juga menghadapi kendala dalam pemupukan. Dalam dua tahun terakhir, tidak lagi menggunakan pupuk secara rutin karena keterbatasan pupuk kandang yang sebelumnya mudah kita peroleh," katanya.
Ia menambahkan, selama ini belum pernah ada bantuan pupuk dari pemerintah, sehingga petani mengandalkan kemampuan sendiri dalam merawat tanaman. Para petani berharap adanya perhatian terhadap kebutuhan sarana produksi guna menjaga keberlanjutan hasil perkebunan cengkeh di Sabang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....