Stok LPG Sabang Aman Terkendali
- 01 Apr 2026 05:20 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Meski kunjungan wisatawan ke Pulau Weh, Sabang melonjak drastis selama libur Idul Fitri, ketersediaan LPG tetap terjaga sehingga kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha dapat terpenuhi dengan baik. Pasokan gas LPG di tingkat pangkalan terpantau aman terkendali bahkan setelah memasuki pekan kedua pascalebaran.
Hingga hari ini distribusi dari agen ke pangkalan-pangkalan di Pulau Weh masih berjalan normal seperti hari biasa. Stok yang melimpah ini membuat warga tidak perlu berebut atau mengantre panjang untuk mendapatkan gas melon maupun gas nonsubsidi.
Hendra salah seorang pemilik pangkalan di Kota Atas menyebutkan tekanan permintaan paling tinggi sebenarnya terjadi pada sepekan lalu. Namun demikian, berkat penambahan stok yang dilakukan sejak awal kondisi pasar tetap tenang dan terkendali.
“Sekarang kondisi stok kita masih sangat aman. Walaupun kemarin permintaan tinggi sekali dari rumah tangga dan warung-warung stok tambahan yang masuk setiap hari cukup untuk memenuhi semua kebutuhan” kata Hendra Rabu 1 April 2026.
Ternangya, kelancaran pasokan ini juga didukung oleh jadwal pengiriman logistik dari daratan Aceh ke Sabang yang tetap konsisten. Kapal pengangkut gas tetap beroperasi rutin sehingga pengisian di tingkat pangkalan tidak pernah kosong dalam waktu lama.
Bagi masyarakat kecil penggunaan gas melom tetap diawasi dengan menunjukkan kartu subsidi. Hal ini dilakukan agar setelah masa liburan usai jatah bagi warga kurang mampu tidak terganggu oleh penggunaan pihak lain yang tidak berhak.
“Kami tetap selektif melayani pembeli agar gas subsidi ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak terutama pasca puncak lebaran seperti sekarang” ujar Hendra menambahkan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa warung-warung nasi dan kafe yang melayani wisatawan juga tidak mengalami kendala bahan bakar dapur ini. Tersedianya gas nonsubsidi ukuran 5.5 kg dan 12 kg menjadi pilihan utama para pelaku usaha agar aktivitas dapur beroperasi.
Pemerintah melalui instansi terkait juga terus memantau pergerakan harga di tingkat epceran. Tujuannya agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum sisa libur lebaran untuk menaikkan harga gas di atas ketentuan yang ada.
Dengan kondisi yang mulai kembali normal masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Stabilitas stok yang terjaga hingga hari ini diharapkan terus bertahan hingga memasuki rutinitas normal pada pekan depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....