Pusat Kuliner Menara Merah Putih Ramai, Omzet Juru Parkir Meningkat

  • 30 Mar 2026 23:14 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang: Momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi para juru parkir di kawasan pusat kuliner Menara Merah Putih dan Jembatan Merah Kota Sabang. Melonjaknya kunjungan wisatawan ke dua ikon wisata malam tersebut memicu peningkatan omzet parkir yang cukup signifikan.

Berdasarkan pantauan RRI di lapangan, aktivitas di kawasan Menara Merah Putih tampak ramai sejak sore hingga malam hari. Ratusan sepeda motor dan mobil memadati kantong-kantong parkir yang tersedia.

Nasir, salah seorang juru parkir di kawasan Menara Merah Putih mengaku kewalahan mengatur kendaraan yang datang. Selama masa moment libur Lebaran ini, rata-rata pendapatan bersihnya meningkat tajam.

“Alhamdulillah, selama Lebaran ini ramai sekali pengunjung. Biasanya rata-rata pendapatan dari sepeda motor bisa mencapai Rp120 ribu, kalau bersihnya sekitar Rp100 ribu per hari,” ujar Nasir saat ditemui RRI, Senin 30 Maret 2026.

Nasir menambahkan, pendapatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa. Meningkatnya jumlah kunjungan ini menjadi cerminan geliat pariwisata Sabang yang terus menunjukkan tren positif.

Dirinya juga omzet yang didapat saat ini hampir setara dengan momen Ramadan lalu. Kata dia, kawasan Menara Merah Putih menjadi lokasi favorit masyarakat untuk berbuka puasa bersama sehingga aktivitas parkir tetap tinggi sejak bulan suci hingga libur Idulfitri.

Namun, di tengah lonjakan omzet tersebut, terdapat kendala klasik yang masih dihadapi oleh para juru parkir terutama terbatasnya lahan parkir untuk kendaraan roda empat. Akibatnya, banyak mobil yang terpaksa parkir di bahu jalan.

“Kendalanya memang lahan parkir untuk mobil yang sangat kurang. Akibatnya kami sering kesulitan mengatur, apalagi kalau bersamaan dengan jam sibuk,” keluhnya.

Nasir berharap, Pemerintah Kota Sabang dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini. Para juru parkir berharap adanya perluasan lahan parkir yang representatif agar tidak perlu lagi memanfaatkan badan jalan sebagai lokasi parkir.

“Harapan kami kedepannya lahan parkir bisa diperluas lagi, jadi tidak perlu lagi mengambil badan jalan yang bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya,” pungkas Nasir.

Kondisi terbatasnya lahan parkir ini perlu segera diatasi agar kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Sabang tetap terjaga, sekaligus dapat mengoptimalkan potensi PAD dari sektor parkir secara lebih efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....