Warga Terbantu Tiket Mudik Gratis Kapal Cepat Sabang
- 29 Mar 2026 12:56 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Program tiket mudik gratis kapal cepat rute Banda Aceh–Sabang pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah resmi berakhir. Program ini dinilai membantu masyarakat, meski sejumlah pengguna jasa berharap kuota ke depan dapat ditambah.
Program mudik gratis yang digagas pemerintah bersama Kementerian Perhubungan ini menyediakan ribuan tiket untuk masyarakat. Kuota yang disiapkan mencapai sekitar 2.500 tiket kapal cepat Express Bahari yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (SIM).
Selama periode tersebut, layanan ini dimanfaatkan masyarakat yang ingin pulang kampung maupun bepergian ke Sabang tanpa biaya. Program ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengurai kepadatan penumpang saat arus mudik Lebaran.
Salah seorang pengguna jasa, Rahmad, mengaku sangat terbantu dengan adanya tiket gratis tersebut. Ia mengatakan program ini meringankan beban biaya perjalanan, terutama bagi masyarakat dengan ekonomi terbatas.
“Kami sangat terbantu. Biasanya biaya kapal lumayan, apalagi kalau bawa keluarga. Dengan adanya tiket gratis ini jadi lebih ringan,” ujarnya.
Menurutnya, proses pendaftaran yang dilakukan secara daring juga cukup mudah diakses. Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dengan kuota yang lebih besar pada tahun depan.
| Baca juga: Jadwal Kapal Cepat 5 Juli 2026 |
Hal senada disampaikan pengguna lainnya, Endang. Ia merupakan warga Sabang yang telah lama menetap di Banda Aceh. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memberikan kenyamanan dalam perjalanan karena pelayanan tetap berjalan baik.
“Pelayanannya tetap bagus walaupun gratis. Kami berharap ke depan bisa lebih banyak lagi yang dapat dan rentang waktunya juga ditambah,” katanya.
Sementara itu, program mudik gratis kapal cepat berlangsung pada jadwal tertentu selama Maret 2026. Program tersebut melayani 12 trip sejak 15 Maret hingga berakhir pada 28 Maret.
Pemerintah menyebut program ini sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus mengurangi lonjakan penumpang pada jalur laut selama Lebaran. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas antara Banda Aceh dan Sabang.
Dengan berakhirnya program mudik gratis, kini arus penumpang kembali didominasi oleh pengguna tiket reguler. Meski demikian, peningkatan pergerakan penumpang masih terlihat seiring masuknya periode arus balik Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....