Mengenal Keunikkan Tanaman Parasit Padma Raksasa

  • 27 Agt 2024 08:20 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Tanaman Padma Raksasa atau Raflesia Arnoldi merupakan bunga langka, menakjubkan dan unik. Bunga parasit ini dikenal sebagai bunga terbesar didunia dan memiliki sejarah penemuan yang unik dan menarik.

Tanaman bunga parasit ini dikatakan unik karena hanya berupa bunga saja tanpa daun, batang dan akar. Bunga ini memiliki haustarium yaitu jaringan yang mirip dan berfungsi sebagai akar, serta tidak dapat berfotosintesis sendiri karena tidak memiliki daun, ia hidup dengan menempel dan bergantung pada tumbuhan lain.

Dikutip dari laman wikipedia, bunga Padma Raksasa atau Raflesia Arnoldi pertama sekali ditemukan pada tahun 1818 di hutan tropis Bengkulu Sumatera. Penemuan ini dilakukan oleh pemandu yang bekerja untuk Dr. Joseph Arnold dalam sebuah ekspidisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles.

Penamaan bunga Raflesia Armoldi berdasarkan gabungan nama Thomas Stamford Raffles dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga tersebut. Bunga ini dikenal sebagai bunga terbesar didunia dengan diameter mencapai lebih dari satu meter dan berat mencapai 11 kilogram.

Bunga Padma Raksasa adalah tumbuhan parasit yang hidup menempel pada tumbuhan lain(inang) dari genus Tetrastigma, tidak memiliki batang, daun, akar seperti tumbuhan pada umumnya. Karena itu bunga ini tidak dapat hidup mandiri dan tidak dapat melakukan fotosintesis tanpa adanya daun.

Raflesia Arnoldi mekar hanya sampai tujuh hari, memiliki lima kelopak tebal dan kasar berwarna merah dengan bintik putih. Didasar bunga terdapat seperti piringan berduri berisi benang sari atau putik sebagai penanda bunga tersebut jantan atau betina.

Meskipun memiliki penampilan yang cantik, akan tetapi bunga ini mengeluarkan bau yang tidak sedap(bau busuk). Bau busuk yang dikeluarkan bunga ini berfungsi untuk menarik hewan atau serangga penyerbuk.

Rafflesia arnoldi atau Padma raksasa, diakui sebagai salah satu bunga nasional Indonesia. Keunikan bunga ini membuatnya dipilih sebagai salah satu dari tiga bunga nasional Indonesia bersama-sama dengan melati putih (Puspa bangsa) dan anggrek bulan (Puspa pesona).

Keberadaannya mencerminkan keanekaragaman hayati Indonesia dan menjadi salah satu daya tarik khusus di dunia botani. Habitatnya yang semakin berkurang akibat aktivitas manusia, bunga ini termasuk dalam kategori tumbuhan yang terancam punah.

Banyak upaya pelestarian yang dilakukan untuk melindungi bunga ini, agar salah satu bunga nasional ini tetap lestari dan kita dapat terus menikmati keindahan dan keunikkannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....