Mengenal Sang Pionir Penerjemah Teks Proklamasi Herawati Diah

  • 22 Agt 2024 18:41 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Herawati Diah mungkin belum banyak yang mengenalnya, namun beliau memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah pers Indonesia. Salah satu peran pentingnya adalah sebagai penerjemah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Beliau bukan hanya seorang wartawati perempuan (Jurnalis), tapi juga seorang penerjemah yang turut andil dalam menerjemahkan teks Proklamasi. Dikutip dari laman pikiran-rakyat, Siti Latifah Herawati Diah adalah sosok perempuan yang mengabarkan kemerdekaan Indonesia dan menterjemahkan teks Proklamasi kedalam bahasa Inggris kedunia luar.

Herawati Diah lahir pada 3 April 1920 di Tanjung Pandan, Belitung. Ia adalah seorang tokoh yang berperan aktif dalam dunia pers dan media di Indonesia, termasuk sebagai pendiri beberapa surat kabar dan majalah yang berpengaruh.

Herawati Diah menikah dengan Burhanuddin Mohammad Diah, seorang tokoh pers Indonesia dan juga sebagai Mentri Penerangan Republik Indonesia, bersama-sama mereka berkontribusi besar dalam dunia jurnalistik dan media di Indonesia.

Selain menjadi wartawan, Herawati Diah juga aktif sebagai penyiar radio, editor, dan penerbit. Bahkan ia juga mendirikan koran berbahasa Inggris pertama di Indonesia, “ The Indonesian Observer”, melalui koran tersebut Herawati Ikut mempromosikan Indonesia dimata dunia, terutama pada Konferensi Asia Afrika.

Herawati Diah mengatakan bahwa, ia menemukan naskah draft Proklamasi yang sempat diremas dan dibuang oleh Bung Karno, setelah Sayuti Melik naskah yang asli Proklamasi Kemerdekaan RI. Dan ia merasa takut saat menterjemahkan sambil menyampaikan ke teman-teman wartawan asing.

Melalui berbagai peran yang ia jalani, Herawati Diah telah berkontribusi besar dalam mengembangkan kualitas jurnalisme di Indonesia. Beliau dapat dijadikan contoh bagi perempuan Indonesia lainnya untuk berkarier di bidang yang didominasi laki-laki.

Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dibacakan oleh presiden Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945, dan diterjemahkan oleh Herawati Diah ke dalam bahasa Inggris, sehingga pesan kemerdekaan Indonesia bisa segera disebarluaskan ke dunia internasional. Hal ini sangat penting dalam memperkenalkan kemerdekaan Indonesia kepada dunia dan mendapatkan pengakuan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....