Fakta Air yang Penting untuk Diketahui
- 10 Mei 2024 09:42 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Hampir 72% dari permukaan bumi terdiri dari air. Air juga sangat vital bagi kehidupan manusia, seperti minum, mencuci, memasak, mandi, dan berbagai kegiatan lainnya yang memerlukan air.
Selain itu, sekitar 55% komponen tubuh tersusun dari air, yang artinya air memang sangat penting bagi bumi dan kelangsungan makhluk hidupnya.
Dilansir dari Hellosehat, beriku ini beberapa fakta mengenai air putih yang perlu Anda ketahui.
1. Tidak Pelu Minum 8 Gelas Air Perhari
Anjuran minum delapan gelas perhari belum tentu tepat untuk semua orang. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk menentukan seberapa banyak air yang baiknya dikonsumsi dalam sehari, seperti aktivitas, lingkungan serta kondisi fisik.
Institute of Medicine’s Food and nutrition Board memberikan rekomendasi terkait jumlah konsumsi air putih. Bagi wanita, rata-rata memerlukan 2,6 liter air atau setara 8 gelas per hari. Sedangkan pria memerlukan sekitar 3,7 liter air atau setara 12 gelas air putih per harinya.
2. Kandungan Flourida Dalam air Kemasan Tidak Berbahaya
Anda mungkin pernah mendengar tentang bahaya flourida yang terkandung dalam air kemasan. Padahal flourida merupakan salah satu jenis mineral alami yang penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Kebutuhan flourida untuk laki-laki dewasa sebesar 4 miligram perhari dan perempuan sebesar 3 miligram per harinya. Sementara itu batas maksimal kandungan flourida yang diperbolehkan dalam air kemasan hanya sebesar 1,5 miligramper liternya. Flourida baru akan berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.
3. Air Membantu Menurunkan Berat Badan
Minum air putih sebelum makan berat dapat menekan selera makan, sehingga bisa membantu kelancaran program diet Anda. Air mengandung 0 kalori dan mempercepat proses metabolisme tubuh. Jadi, semakin cepat proses metabolisme, semakin banyak kalori tubuh yang dibakar.
4. Memperbaiki Performa Mental
Dikutip dari Klikdokter, sekitar 80% jaringan otak terbuat dari air, oleh karena itu, menjaga asupan cairan sangat penting agar otak tidak kekurangan air. Percobaan klinis menunjukkan bahwa dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menurunkan performa ingatan atau memori jangka pendek serta mengganggu konsentrasi.
Air akan mengencerkan cairan yang membawa protein dan enzim-enzim dalam otak, dan membantu mengirimkan nutrisi. Saat tubuh kekurangan air, aliran cairan pembawa protein dan enzim tersebut juga akan melambat sehingga mempengaruhi performa mental. Selain itu, air juga dapat membersihkan otak dari radikal-radikal bebas yang bisa merusak susunan sel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....