Inovasi Permainan Tradisional Anak, Solusi Cerdas Masa Kini

  • 28 Jul 2025 18:12 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Pada masa era digital masa kini, semua mengalami perubahan termasuk permainan anak-anak. Dahulu permainan anak yang identik dengan fisik seperti, main karet, petak umpet, layang-layang dan engklek, namun kini di era digital tidak hanya menghilangkan permainan tersebut, akan tetapi merevolusinya atau mengembangkan kembali permainan tersebut dengan berbagai inovasi yang mengubah cara bermain anak yang kreatif, berkreasi dan interaktif.

Sebagai anak yang menjadi generasi penerus harus memiliki pikiran yang kritis, kerja sama yang baik dengan teman, dan literasi digital. Tidak hanya itu, dibutuhkan juga inovasi permainan yang mengandung unsur edukatif dan hiburan supaya anak-anak dapt tumbuh dengan baik dan seimbang secara baik, intelektual dan sosial.

dr. Imam Maulana selaku Inovator Engklek dan Puisi Edukasi dan Edukator Kesehatan Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN – A) mengatakan,

“Saya melihat anak-anak dan remaja ini adalah hal yang menari, jika dari awal anaknya sehat dan cerdas, ketika dewasa akan menjadi anak yang tangguh juga, sehingga muncul ide untuk meningkatkan ketangguhan dari si anak baik mental, fisik dan kesehatan. Anak kan erat kaitannya dengan bermain, nah ternyata banyak sekali permainan termasuk permainan tradisional yang dapat mengedukasi”, ujarnya dalam perbincangan bersama RRI, Kamis (24/7/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu permainan tradisional anak yang dapat mengedukasi, salah satunya adalah permainan tradisional yaitu Engklek, dari segi sudut pandang medis permainan engklek ini melatih banyak hal dari segi motorik dan sosial. Selain engklek, puisi juga dapat mengedukasi bagi anak-anak dan juga remaja lewat syair-syair serta lantunan yang berpengaruh terhadap karakter dan kebiasaan, ungkap dr Imam.

Permainan tradisional engklek ini memiliki beberapa manfaat, diantaranya dapat mengembangkan kemampuan kognitif, dimana anak-anak belajar mengenal angka, pola dan urutan kotak-kotak yang biasanya sudah diberi nomor dan mereka juga harus berpikir strategis untuk melempar batu (gacok) dengan tepat serta menentukan langkahnya. Engklek juga mengharuskan anak melompat dengan satu kaki, sehingga dapat melatih keseimbangan, kelincahan tubuh dan koordinasi motorik serta gerakan melompat yang berulang dapat memperkuat otot kaki dan kebugaran tubuh anak.

Selain itu engklek juga dapat meningkatkan interaksi sosial anak dan berkomunikasi, sehingga dapat mempererat pertemanan, mengurangi ketergantungan anak pada gadget, mengajak anak-anak untuk aktif diluar ruangan serta melatih kesabaran, bermain dengan adil serta dapat menerima kekalahan dan kemenangan. Dan juga dapat melestarikan budaya permainan tradisional serta melestarikan permainan ini ditengah era digital agar tetap lestari dan dikenal sepanjang masa.

Dunia anak itu sebenarnya dunia yang nyata, jika anak tidak dikenalkan dengan dunia maya maka mereka tidak mengenalnya, begitu sebaliknya jika anak tidak kenal dengan permainan tradisional maka tidak ada yang memperkenalkan itu kepada mereka. dr Imam mengajak para orang tua untuk siapkan permainan dirumah, ajak anak untuk bermain bersama, beri waktu juga untuk anak bermain gadget tapi batasi waktunya serta selalu terus diawasi, walaupun terlihat sederhana, permainan tradisional yang salah satunya engklek ini sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....