Generasi Digital, Cerdas dan Bijak di Dunia Maya
- 22 Jul 2025 18:11 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Di era modern seperti sekarang ini, tidak hanya orang dewasa, anak-anak dan remaja tumbuh bersama teknologi, dan mereka sangat dekat dengan internet, media sosial sejak usia dini. Generasi digital yang cerdas adalah generasi yang mampu menggunakan alat teknologi seperti internet, dengan bijak memilih konten digital, mampu memilih informasi yang baik dan tidak hoaks, menjaga sopan santun dalam menggunakan media sosial, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi.
“Di era digital ini, handphone itu tidak bisa lepas dari diri seseorang termasuk pada anak-anak. Dan mereka bukan saja pengguna media sosial tetapi target dari beberapa konten yang ada di medsos, di literasi era digital ini belum tentu kita bisa memfilter konten apa yang sedang mereka lihat, jadi perlu dan penting banget untuk di awasi”, hal ini dikatakan oleh Ketua Forum Anak Kota Banda Aceh (FOKBA) periode 2022-2024, Calsa Mayfa Kusniatik, pada perbincangan bersama RRI, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, anak-anak yang menggunakan media sosial itu kebanyakan belum sepenuhnya paham maksud dari privasi dan banyak juga menjurus ke hal negatif, disamping itu juga media sosial memberikan hal yang positif seperti bisa belajar, mendapatkan ilmu yang baru dan bermanfaat. Anak-anak yang cerdas menggunakan media sosial adalah mereka yang mampu menggunakannya dengan cara positif, kritis, kreatif dan bertanggung jawab.
Forum Anak Kota Banda Aceh (FOKBA) juga melakukan beberapa kegiatan yang positif seperti car free day yang diadakan weekend, disitu kata Calsa, banyak diadakan kegiatan edukasi internet sehat, berbagi pengalaman dan menceritakan dampak negatif dan penggunaan gadget yang positif. “Selain daritu kami juga bawa permainan tradisonal, karena anak-anak kebanyakan fokus pada gadgetnya dan sebagian mungkin sudah pada lupa apa-apa saja alat tradisional, dan di FOKBA sudah sering berbagi informasi ramah anak di media sosial dan juga konten-konten positif tentang beberapa isu yang sedang viral”, ujar Calsa.
Pengunaan gadget secara berlebihan akan mempengaruhi konsentrasi dan membuat ana-anak malas untuk belajar. Anak yang sudah kecanduan gadget dan susah lepas, akan menganggu aktivitas hariannya seperti tidur, makan dan interaksi sosial, dan juga dapat menganggu kesehatan fisik (mata lelah, sakit mata, sakit kepala) serta gangguan emosi (mudah marah, sulit mengendalikan emosi, cemas dan murung).
Yang menjadi tantangan terberat pada anak dalam penggunaan gadget itu adalah pengawasan, mereka belum paham akan media sosial atau konten-konten yang mana positif dan mana yang negatif, yang mana boleh di share ataupun tidak. “Buat teman-teman semua, melek digital itu perlu, tapi memfilter konten itu lebih perlu, dunia digital itu luas akan tetapi kita berhak merasa aman didalamnya, juga dibutuhkna peran dari orang tua, guru, dan peran diri sendiri itu lebih perlu, gimana cara kita memiliki kesadaran dalam menggunakan media sosial, jadilah pengguna media sosial yang bijak, cerdas dan berperilaku positif”, tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....