Kenaikan Suhu, Dampak Jarak terdekat Bumi dan Matahari ?
- 10 Jul 2025 18:32 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Perihelion merupakan ketika Bumi berada di titik terdekat dengan Matahari dalam orbit yang berbentuk lonjong. Orbit Bumi yang mengelilingi Matahari tidak berbentuk lingkaran, sehingga hal ini yang membuat jarak Bumi ke Matahari tidak selalu sama.
Ada peristiwa atau fenomena penting yang terjadi yaitu Perihelion dan Aphelion, dimana Perihelion adalah titik terdekat Bumi ke Matahari sedangkan Aphelion adalah titik terjauh dari Matahari.
“Iya ada dua peristiwa penting yang terjadi yaitu peristiwa dimana orbit Bumi mengelilingi Matahari berbentuk lonjong atau elips, sehingga ada saat Bumi berada paling jauh dari Matahari (Aphelion), ada Bumi berada paling dekat d ari Matahari (Perihelion)”, hal ini dikatakan oleh Prakirawan BMKG Kota Sabang Fitri Aulia Farian, saat diwawancarai RRI, Kamis (10/7/2025).
Ia menyebutkan fenomena Perihelion biasanya terjadi setahun sekali, tepatnya pada awal tahun atau awal bulan Januari. Ketika Perihelion terjadi, Bumi memang berada lebih dekat dengan Matahari dan menerima sedikit lebih banyak radiasi dibandingkan dengan Aphelion, dampaknya pun terhadap suhu global tidak terlalu signifikan dan tidak berpengaruh terhadap cuaca harian.
Suhu rata-rata pada Perihelion justru lebih dingin sedikit, karena dipengaruhi oleh kemiringan sumbu Bumi sebesar 23,5 derajat dari jarak ke Matahari, jadi pada saat fenomena Perihelion terjadi belahan Bumi bagian Utara mengalami musim dingin dan orbit Bumi miring jauh dari Matahari. Sedangkan Bumi belahan Selatan saat fenomena Perihelion memiliki kapasitas panas lebih tinggi, dan musim tetap ditentukan olek kemiringan rotasi Bumi, bukan ditentukan dengan jaraknya ke Matahari.
“Perihelion, saat jarak terdekat Bumi dan Matahari tidak menyebabkan suhu menjadi panas. Suhu panas sendiri bukan pengaruh dari Perihelion, tetapi karena kemiringan Bumi nya itu dan posisi Matahari terhadap suatu wilayah, juga tergantung dari letak geografis, atau dari sudut datangnya sinar Matahari, semakin tegak posisi Matahari maka akan semakin panas”, tambah Fitri.
Fenomena Perihelion dan Aphelion adalah fenomena astronomi tahunan yang menarik, tetapi Bumi tidak terlalu berpengaruh pada cuaca dan suhu yang berlebihan akibat dari dua fenomena tersebut. Perubahan musim dan suhu yang kita rasakan lebih dipengaruhi oleh kemiringan sumbu rotasi Bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....