Siang Panas, Sore Hujan: Ini Penjelasan BMKG!

  • 09 Jun 2025 18:05 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat merasakan cuaca panas terik pada siang hari, namun mendadak hujan deras pada sore atau malam. Banyak orang mempertanyakan kenapa bisa terjadi perubahan cuaca yang cukup ekstrem hanya dalam hitungan jam.

Hal ini dijelaskan Nabila, prakirawan Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh, Senin (9/6/2025). Menurutnya, Fenomena pagi-siang panas dan sore-malam hujan merupakan ciri khas dari masa pancaroba (peralihan musim). Fenomena ini merupakan ciri khas masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

“Hal ini terjadi karena adanya proses pemanasan daratan yang intens pada siang hari, memicu pembentukan awan konvektif yang kemudian menghasilkan hujan pada sore atau malam hari. Proses ini juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan Kelvin, serta gangguan tropis”, ungkapnya.

Pada periode ini, pola cuaca umumnya terjadi cerah dari pagi hingga siang hari, kemudian berubah menjadi hujan disertai petir pada sore atau malam. Bahkan hujan deras dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di tanah air.

Fenomena tersebut bukan hanya dipicu oleh konveksi lokal yang biasa terjadi saat musim pancaroba, tetapi juga diperkuat oleh pengaruh atmosfer seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin, serta gangguan tropis di sekitar barat daya Bengkulu. Seluruh fenomena tersebut memicu pembentukan awan hujan, terutama di kawasan selatan dan tengah Indonesia.

Dengan kondisi atmosfer yang cepat berubah-ubah, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Kewaspadaan ini penting bagi masyarakat untuk mencegah dampak buruk akibat perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....