Keutamaan Ibadah di Bulan Zulhijah, Simak Penjelasan Ulama
- 02 Jun 2025 17:55 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu dari 12 bulan dalam kalender Hijriah. Bulan ini sangat istimewa dan termasuk dalam bulan yang mulia. Disebut istimewa karena bulan Dzulhijjah termasuk dalam 4 bulan haram (Al-Ashyurul Hurum), selain Dzulqaidah, Muharram, dan Rajab.
Tgk. H. Qamaruzzaman, M.Pd, Ketua Komisi A, Bidang Kajian hukum dan Perundang-undangan MPU Kota Sabang, menjelaskan, Allah SWT telah mengisyaratkan 4 bulan haram tersebut dalam Alquran, Firman-Nya dalam surat At Taubah ayat 36 sebagai berikut:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”
Selain Firman Allah SWT, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan beberapa amalan dan ibadah-ibadah tertentu dalam bulan ini. Dari Abu Bakrah RA, Rasulullah SAW bersabda:
شَهْرَانِ لاَ يَنْقُصَانِ، شَهْرَا عِيدٍ: رَمَضَانُ، وَذُو الحَجَّةِ
”Ada dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang. Keduanya dua bulan hari raya yaitu Ramadhan dan Dzulhijjah.” (HR Bukhari 1912 dan Muslim 1089).
Simak penjelasan ulama, beberapa amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW pada Dzulhijjah :
· Berpuasa
Ada beberapa hari dalam Dzulhijjah yang dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Di antaranya adalah melaksanakan puasa pada 1 hingga 9 Dzulhijjah. Pada 1 hingga 7 Dzulhijjah disebut sebagai puasa Dzulhijjah. Sedangkan pada 8 dan 9 Dzulhijjah, disebut dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah. Amalan-amalan pada 10 hari pertama Dzulhijjah termasuk puasa pada awal waktu bulan ini, yang disebut lebih baik dari pada jihad fi sabilillah.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berpuasa 10 yang awal dari bulan Dzulhijjah, maka untuk perharinya menyamai puasa setahun. Maka siapa yang beribadah semalam dari bulan Dzulhijjah, maka seperti beribadah pada malam Lailatul Qadar. Tiada lebih ibadah di bulan Dzulhijjah dari jihad fii sabilillah (berperang di jalan Allah)”.
· Berkurban
Pelaksanaan ibadah kurban mengingatkan kita (umat muslim) pada ketaatan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Islamil AS terhadap perintah Aallah SWT. Ibadah kurban dilaksanakan oleh umat muslim setiap tanggal 10 Dzulhijjah.
Perintah Kurban juga telah ditegaskan oleh Allah swt dalam beberapa firmannya, di antaranya:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ
Artinya: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah.” (QS Al Kautsar ayat 2).
· Ibadah haji.
Ibadah haji merupakan amalan utama yang dianjurkan dalam Dzulhijjah. Perintah melaksanakn ibadah haji tercantum dalam firman Allah SWT pada surat surat Al Hajj ayat 27:
وَأَذِّن فِى ٱلنَّاسِ بِٱلْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ
Artinya: Dan berserulah kepada manusia untuk (mengerjakan) haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....