Mengenal Ancaman Hama pada Tanaman Kelapa
- 18 Apr 2025 23:45 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Tanaman kelapa (cocos nucifera) merupakan tanaman yang sudah sangat terkenal dan tanaman yang memiliki sejuta manfaat dan serbaguna. Tanaman kelapa ini sangat rentan diserang oleh hama yang dapat mengakibatkan tanaman mati atau dapat menurunkan produktivitas.
Hama merupakan salah satu faktor penghambat dalam meningkatkan produksi kelapa dan bahkan dapat menimbulkan kerugian besar, apalagi Kota Sabang memiliki sebagian besar para petani membudidayakan tanaman kelapa yang dianggap perawatannya mudah. Oleh karena itu kenali dan kendalikan hama tanaman kelapa dengan penanganan yang tepat.
“Di Sabang rata-rata tanaman kelapa ini sudah berusia dua puluh tahun keatas, sudah terlalu tua, dan perlu untuk peremajaan atau menggantikan tanaman yang tua dengan tanaman yang baru, dan kemudian setelah itu kita beri perawatan dengan baik, maka nanti akan menghasilkan atau produksi yang maksimal,” ujar Ir. Siti Khasani selaku Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, kepada RRI Jumat (18/4/2025).
Ia juga mengatakan para petani kelapa di Sabang dalam membudidayakan tanaman ini didalam satu kebun terdapat berbagai jenis tanaman yang ditanam atau Tumpang sari. Selain itu juga ada beberapa hama yang menyerang tanaman di Kota Sabang, sehingga produksi kelapa semakin langka dan harga kelapa tua mengalami kenaikkan harga.
Hama yang menyebabkan tanaman kelapa gagal berproduksi dengan baik adalah:
· Hama kumbang brontispa (brontisma longissima), hama ini menyerang daun kelapa yang muda dan belum terbuka, menggerogoti jaringan daun dan meninggalkan bekas goresan panjang, serta dalam keadaan yang parah dapat mengakibatkan daun kering dan penurunan produksi buah.
· Hama kumbang badak (Oryctes rhinoceros), larva dari kumbang ini dapat mengebor titik tumbuh daun muda, serta dapat menyebabkan kerusakkan parah pada daun muda dan menghambat pertumbuhan dan mematikan daun muda.
· Hama ulat daun , ulat-ulat ini memakan daun kelapa dan mengurangi kemampuan fotosintesis tanaman dan menurunkan produksi buah.
· Hama kutu daun dan kutu putih, hama ini menghisap cairan daun yang menyebabkan daun menguning dan layu serta menghambat pertumbuhan.
· Hama ulat Artona, larva muda hama ini memakan jaringan daun bagian bawah dan meninggalkan bintik-bintik kecil pada daun, dan ulat dewasa memakan tepi daun mengakibatkan daun compang camping tidak beraturan, pada serangan yang parah daun tampak terbakar dan tersisa hanya tulang daun atau lidi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....