Kenapa Hidung dan Telinga Terus Membesar Seiring Usia?

  • 07 Nov 2024 07:20 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang - Seiring bertambahnya usia, beberapa perubahan terjadi pada tubuh manusia, seperti munculnya keriput di wajah maupun rambut yang mulai beruban. Namun, salah satu perubahan yang seringkali mengejutkan adalah pembesaran hidung dan telinga. Ternyata ada alasan ilmiah di balik mengapa kedua organ ini terus tumbuh seiring bertambahnya usia.

Dikutip dari Huffpost.com, sebenarnya telinga dan hidung tidak benar-benar tumbuh sejalan bertambah umur. Menurut dokter Jacob Rinkinen, seorang spesialis operasi plastik pada Baptist Health Jacksonville, mengatakan bahwa tampilan hidung manusia yang tampak berubah seiring bertambahnya usia karena menurunnya produksi kolagen.

Pengaruh gravitasi serta penurunan kolagen menyebabkan elastisitas kulit menurun. Akibatnya ujung hidung semakin terkulai, menciptakan ilusi bahwa hidung semakin panjang. Serta mulai terlihat banyak tonjolan tulang karena hidung mulai kehilangan beberapa jaringan lunak atau lemak di sekitar tulang rawan yang menyokong hidung.

Sementara itu, pada telinga, gravitasi berpengaruh besar pada perubahan daun telinga atau cuping telinga. Gravitasi yang bertahun-tahun, serta jaringann lunak yang makin kehilangan elastisitas seiring bertambahnya usia membuat cuping telinga mengendur, hal ini akan semakin terlihat pada orrang-orang yang sering memakai anting-anting berat.

Pertumbuhan hidung dan telinga yang terus menerus sepanjang hidup adalah fenomena yang normal dan disebabkan oleh sifat unik tulang rawan serta pengaruh gravitasi dan waktu. Perlu diingat bahwa pertumbuha hidung dan telinga seiring bertambahnya usia sangat lambat, sehingga tidak terlalu terlihat perubahannya dalam waktu singkat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....