Eksotisme Budaya Aceh Jadi Inspirasi Pengembangan Interior Bernilai Ekonomi
- 21 Jun 2026 20:28 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Kekayaan ornamen dan ukiran tradisional Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk interior yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Artistik Interior Aceh, Ibnu Kasab, mengatakan upaya menghadirkan kembali ornamen khas Aceh berawal dari kegelisahan terhadap semakin memudarnya identitas budaya Aceh di tengah perkembangan desain modern.
Karena itu, sejak 2014 dirinya mulai mengembangkan berbagai produk interior yang mengangkat motif-motif tradisional Aceh. “Budaya Aceh memiliki kekayaan ornamen yang luar biasa. Namun banyak yang belum terdokumentasi dengan baik sehingga perlahan mulai terlupakan,” ujarnya dalam dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, ukiran Aceh memiliki karakter yang berbeda dengan daerah lain karena banyak dipengaruhi nilai-nilai Islam. Motif yang digunakan umumnya berupa tumbuhan, sulur, pucuk rebung, awan meucanek, hingga putik bunga yang sarat pesan moral dan filosofi kehidupan.
Ibnu menjelaskan, ornamen Aceh dapat diaplikasikan pada berbagai produk interior modern seperti meja, kursi, cermin, pintu rumah, hingga wall panel dekoratif tanpa kehilangan identitas budayanya. Ia meyakini peluang pasar produk interior bernuansa Aceh masih sangat besar.
Selama ini banyak masyarakat Aceh yang ingin menghadirkan identitas daerahnya pada hunian maupun tempat usaha, namun pilihan produk lokal masih terbatas. Selain memproduksi berbagai karya interior, pihaknya juga terus melakukan riset dan pendokumentasian motif-motif tradisional Aceh yang ditemukan pada rumah adat maupun batu nisan kuno sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....