Pertamina Pastikan Pasokan LPG Sabang Aman usai Kapal Agen Tenggelam

  • 09 Jun 2026 16:16 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Sebuah kapal pengangkut milik agen LPG PT Gas Aneuh Meugah Sabang dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di kawasan perairan Pantai Kampung Jawa, Banda Aceh, Sabtu 6 Juni 2026 lalu. Meski kapal mengalami kerusakan berat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan pasokan energi untuk Kota Sabang tetap terjaga.

Insiden berawal disaat hendak memasuki kawasan Babah Kuala. Cuaca buruk dan terjangan gelombang tinggi mendadak menghantam badan kapal dengan kuat.

Meskipun nahkoda dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) telah berjuang keras melakukan berbagai upaya darurat untuk memompa air yang masuk, volume air yang terlalu besar membuat kapal akhirnya tenggelam. Beruntung, sistem penyelamatan berjalan cepat sehingga seluruh kru kapal dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan bahwa saat kejadian, kapal tersebut sebenarnya sedang dalam perjalanan dengan mengangkut tabung-tabung LPG kosong untuk keperluan operasional rutin. Dirinya menambahkan, demi mencegah terjadinya kelangkaan gas di Pulau Weh akibat hilangnya satu armada angkut, Pertamina Patra Niaga langsung menerapkan skema darurat.

"Kami langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak agen LPG, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait begitu menerima laporan ini. Fokus utama kami saat ini adalah mengamankan jalur distribusi masyarakat," kata Fahrougi dalam pernyataan resminya diterima awak media Selasa 9 Mei 2026.

Salah satu Langkah percepatan pemulihan, lanjut dia, Pertamina memberikan dukungan konkret berupa pinjaman 1.120 tabung LPG 3 Kg kepada pihak agen. Terangnya, sebuah bot atau kapal pengganti juga telah disiapkan untuk menggantikan peran armada yang tenggelam, agar jadwal penyaluran gas ke Kota Sabang bisa langsung berjalan normal kembali setelah disesuaikan.

"Pertamina bersama agen dan stakeholder terkait terus menyiapkan berbagai upaya untuk menjaga keandalan sarana distribusi dan memastikan kebutuhan LPG masyarakat Kota Sabang tetap terpenuhi," ujarnya.

Fahrougi menambahkan bahwa Pertamina selalu menempatkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam setiap lini operasional distribusinya.

Masyarakat Kota Sabang pun dihimbau untuk tetap tenang dan tidak perlu melakukan aksi borong (panic buying), karena stok energi dipastikan kembali berjalan aman, lancar, dan optimal berkat penanganan taktis yang sedang berjalan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....