Budidaya Kacang Koro Dukung Program Ketahanan Pangan di Aceh
- 18 Apr 2026 20:55 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digalakkan di berbagai daerah, termasuk di Aceh. Salah satu inovasi yang dilakukan melalui pengolahan tempe berbahan baku lokal, yaitu kacang koro.
Selama ini, tempe yang dikonsumsi masyarakat umumnya berbahan dasar kacang kedelai impor. Ketergantungan ini dinilai menjadi tantangan dalam mewujudkan kemandirian pangan, khususnya di tingkat daerah.
Melihat potensi tersebut, Rumoh Pangan Aceh menggagas pemanfaatan kacang koro sebagai bahan baku tempe berbasis pangan lokal. Inisiatif ini sekaligus menjadi upaya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan komoditas yang tersedia di wilayahnya.
Direktur Rumoh Pangan Aceh, Rivan Rinaldi, mengatakan, kacang koro memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pengganti kedelai. Potensi pangan lokal ini, dinilai mampu menjadi alternatif yang tidak kalah bernilai gizi dan ekonomis.
“Kita juga punya pangan yang bisa diolah menjadi tempe tanpa harus tergantung ke kacang kedelai. Maka kami punya inisiatif untuk mengajak masyarakat Aceh membudidayakan kacang koro sebagai tanaman pangan yang bisa diolah menjadi tempe,” ujar Rivan Rivaldi saat di wawancara RRI, Sabtu 18 April 2026.
Menurutnya, gerakan ini tidak hanya berfokus pada inovasi pangan, tetapi juga pemberdayaan petani lokal di berbagai wilayah Aceh. Budidaya kacang koro juga dapat mendorong dan meningkatkan ekonomi masyarakat di Aceh.
“Kita udah ada 120 petani mitra tanam total 25 hektar di 8 wilayah di Aceh, namun yang terbesar memang di Aceh Besar yaitu 18 hektar,” tambahnya.
Melalui inisiatif ini, diharapkan kacang koro dapat menjadi salah satu komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal di Aceh.
“Hari ini industri kacang koro sudah berkembang di Bogor dan Yogyakarta. Mereka sudah mampu meyakinkan pemerintah bahwa kacang koro bisa dijadikan komoditas unggulan. Kalau mereka bisa, kenapa kita di Aceh tidak bisa," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....