Ini Cara Menanam Cengkeh agar Lebih Produktif
- 08 Feb 2025 14:47 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur. Tanaman ini dikenal dengan bunga yang kuncup yang dikeringkan dan memiliki aroma harum yang khas dan rasa sedikit pedas, sehingga banyak digunakan dalam berbagai indutri seperti pembuatan rokok, dan untuk pengobatan tradisional, serta makanan.
Salah seorang petani cengkeh asal Jurong Pria Laot Gampong Bateshok, Sabang, Murdani mengatakan, pemilihan lahan atau lokasi dan bibit yang unggul menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Tanaman rempah yang satu ini membutuhkan curah hujan yang cukup dengan suhu yang optimal antara 20-30 derajat celsius, dengan ketinggian 200-600 mdpl.
“Untuk awal menanam cengkeh kita pilih dulu bibit cengkeh nya yang bagus dan juga jenis nya, karena ada banyak jenis cengkeh. Dan kemudian pilih lahan atau tanah yang strategis. Kalau dulu di Sabang ditanam jenis cengkeh Aceh yang dipanen dua tahun sekali, tapi sekarang banyak petani menanam cengkeh jenis Zanzibar dan dapat dipanen setiap tahun dan perawatannya pun masih tergolong mudah”, ujar Murdani dalam wawancaranya bersama RRI Selasa, (4/2/2025).
Lahan yang akan ditanami cengkeh terlebih dahulu dicangkul dan dibersihkan dari kotoran, kemudian buat lubang tanam dengan ukuran disesuaikan dengan bibit, dengan jarak tanam yang ideal yaitu 8x8m. Perawatan tanaman cengkeh ini tidak terlalu memerlukan perhatian khusus, penyiraman tanaman yang baru ditanam sangat penting terlebih pada musim kemarau, serta tanaman rempah ini dapat diserang oleh berbagai penyakit dan hama seperti ulat, kutu dan pembusukkan akar, pengendalian penyakit dan hama ini dapat dilakukan dengan penyemprotan pestisida dan herbisida setiap tiga bulan sekali.
Jika dengan penanaman dan perawatan yang baik, maka tanaman cengkeh akan dapat dipanen pada usia lima tahun meskipun hasilnya belum maksimal karena usia batang masih muda. Dari semenjak masa tanam, tanaman cengkeh dapat dipanen dengan hasil yang maksimal pada batang berusia delapan tahun.
“Pada tanaman cengkeh, jika terdapat dahan yang tegak lurus, maka dahan tersebut harus di pangkas atau di hilangkan, karena jika dibiarkan tumbuh maka dahan tersebut akan menjadi benalu yang artinya dahan lurus tersebut akan menyerap oksigen dari dahan yang lain dan akan mengakibatkan tanaman cengkeh tersebut bisa mati”, tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....