Rezeki Sudah Diatur, namun Tetap Wajib Diusahakan
- 05 Okt 2026 23:09 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Perspektif Islam memandang bahwa pembagian rezeki kepada setiap manusia sudah ditentukan sesuai dengan takarannya masing-masing dan tidak akan tertukar. Keyakinan bahwa “rezeki tak pernah salah alamat” menjadi landasan utama agar seorang muslim dapat menjalani hidup dengan tenang tanpa ada rasa iri maupun khawatir berlebih.
Namun, dengan meyakini bahwa rezeki sudah diatur, bukan berarti kita hanya berdiam diri menunggu keajaiban datang. Tgk. Barrul Walidin, S.Pd.I. M.Pd, Penyuluh Agama Islam Kota Banda Aceh, mengatakan bahwa konsep rezeki dalam islam juga harus diraih atau diusahakan oleh manusia itu sendiri.
“Rasulullah pernah berkata: ‘Kerjakanlah apa yang ditakdirkan kepadamu, itulah yang mudah kamu kerjakan.’ Itu artinya dengan berusaha melakukan atau mencoba, arah takdir akan terlihat,” ujarnya dalam dialog “Rezeki Tak Pernah Salah Alamat: Ikhtiar,Doa & Tawakkal" bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Jumat, 4 September 2026.
Usaha juga harus diiringi oleh doa. Dengan diikuti oleh doa, rezeki yang diperolah bukan hanya banyak secara jumlah, melainkan membawa berkah dan damai ke dalam hidup. “Makanya ada istilah doa tanpa usaha itu bohong, dan usaha tanpa doa itu sombong namanya,” tambahnya.
Seteah berikhtiar secara maksimal dan berdoa, seorang muslim diajarkan untuk berserah diri (tawakkal) kepada apapun hasilnya. Bersyukur atas setiap hasil yang diterima dan menyadari bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik untuk hamba-Nya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....