Forum Bangun Aceh Dorong Kampus UIN Ar-Raniry Semakin Inklusif

  • 27 Agt 2026 17:12 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Forum Bangun Aceh atau FBA mendorong terciptanya kampus inklusif bagi penyandang disabilitas di Aceh, upaya tersebut dilakukan melalui workshop “Inclusive Campus for Everyone” di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Koordinator Program FBA, Nurul Asyura mengatakan, kampus tidak hanya menjadi tempat menempuh pendidikan, kampus juga menjadi ruang membangun pola pikir dan sikap mahasiswa terhadap penyandang disabilitas.

"Tantangan utama dalam mewujudkan kampus inklusif adalah stigma terhadap penyandang disabilitas. Selain itu, masih terdapat kendala sarana prasarana dan proses pembelajaran yang belum sepenuhnya adaptif," ujar Nurul dalam program Ruang Disabilitas dan Inklusi Pro 1 RRI Banda Aceh, Minggu, 23 Agustus 2026.

Kebutuhan akomodasi setiap penyandang disabilitas berbeda sesuai ragam disabilitasnya, karena itu kampus perlu menyediakan akses yang memungkinkan seluruh mahasiswa berpartisipasi secara setara. FBA menekankan pentingnya perubahan cara pandang mahasiswa terhadap penyandang disabilitas, tidak perlu diberi label istimewa tetapi harus mendapatkan akomodasi yang layak.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop, Iqbal mengatakan, terdapat sekitar 13 mahasiswa penyandang disabilitas yang aktif di UIN Ar-Raniry. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa magang FBA menginisiasi kegiatan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan kampus.

Iqbal menyebut, infrastruktur kampus masih perlu diperkuat untuk mendukung aksesibilitas, beberapa fasilitas yang dinilai perlu ditingkatkan antara lain bidang miring, toilet khusus, guiding block dan alat bantu lainnya. Workshop tersebut menggunakan metode diskusi kelompok terarah atau FGD dan role play. Peserta diajak memahami ragam disabilitas sekaligus merasakan hambatan yang dapat dialami penyandang disabilitas.

Peserta juga mengusulkan pelatihan bahasa isyarat secara gratis bagi mahasiswa dan dosen, mereka juga mendorong seminar dan workshop inklusivitas digelar secara berkelanjutan. FBA berharap kegiatan tersebut menjadi awal kolaborasi berkelanjutan dengan mahasiswa, organisasi kampus dan pihak universitas, kolaborasi diarahkan untuk memperkuat kebijakan, fasilitas dan keterlibatan penyandang disabilitas di lingkungan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....