Dari Hobi Jadi Profesi, Ini Tips Sukses Menjadi Konten Kreator Ala Zulfan Afdillah
- 15 Agt 2026 09:37 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga berkembang menjadi ruang edukasi sekaligus membuka peluang ekonomi yang menjanjikan. Perubahan ini mendorong makin banyak orang untuk menyalurkan passion sebagai konten creator di bidang digital.
Salah seorang konten creator asal Aceh, Zulfan Afdhilla, S.Ag, membagikan pengalamannya berkecimpung dalam dunia pembuatan konten. Ia memulai channel youtube pada tahun 2014, dan fokus mengembangkan channelnya pada tahun 2016.
“Saya udah punya akun Youtube sejak tahun 2014, namun pada saat itu Youtube belum bisa monetize, jadi cuma buat video sebatas hobi. Tapi ketika sudah dapat penghasilan dari Youtube, saya baru mulai mikir untuk memanfaatkan channel youtube secara serius pada tahun 2016,” ujarnya dalam dialog “Content Creator Edukasi: Antara Passion dan Profesi” bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, perbedaan creator hobi dan professional terletak pada target dan konsep. Kreator hobi bekerja sesuai mood, sedangkan professional harus bekerja dengan konsep, riset, jadwal teratur, dan visi yang jelas.
Saat ini, ia memiliki akun Youtube Rabbanians ID dengan 900 ribu lebih subscriber. Kontennya seputar pengetahuan keagamaan dan literatur islam yang dibagikan melalui youtube, serta berbagai akun media sosial lain seperti Instagram, TikTok, dan Facebook.
Sebagai konten creator di kota kecil, ia menemukan beberapa hambatan. Seperti ketebatasan akses kolaborasi dibanding creator di kota besar seperti Jakarta. Kemudian, kendala pengiriman barang karena masalah ongkos kirim dan lamanya pengiriman. Solusinya adalah beralih lebih banyak ke produk digital tanpa hambatan lokasi.
Ia juga membagikan beberapa tips yang dapat menjadi panduan bagi para konten kreator pemula, yaitu:
- Tentukan positioning/ciri khas yang membedakan dengan creator lain.
- Jangan tunggu peralatan sempurna. Hp dan audio jernih sudah cukup untuk memulai.
- Hilangkan rasa malu atau takut dihakimi
- Konsisten minimal 3 bulan dan pastikan materi yang disampaikan valid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....