Aktivis Muda Aceh Bagikan Kiat Menjaga Produktivitas dan Prestasi

  • 11 Agt 2026 18:27 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Menjadi mahasiswa, pekerja, sekaligus aktivis tentunya memiliki tantangan tersendiri, karena harus bisa memanage waktu dengan baik dan mencurahkan dedikasi terbaik. Namun, hal ini tidak menjadi halangan bagi dua aktivis muda dari komunitas Turun Tangan Aceh, Muhammad Talal dan Aja Rafika.

Muhammad Talal, mahasiswa kependidikan yang aktif di tim media kommunitas, memilih jalur kompetisi desain. Meski pernah melewati masa-masa penuh kegagalan, ketekunannya membuahkan hasil hingga ia berhasil meraih juara 1 Nasional Lomba Poster BPOM RI tahun 2026.

Ia sempat meragukan bakat menggambarnya dan tidak percaya diri. “Saya sejak kecil, sejak SD sering ikut lomba, tapi tidak pernah dapat hasil yang memuaskan. Hal ini buat Talal tidak percaya diri. Tapi karena tekad untuk terus latihan, akhirnya bisa menang lomba pertama kali saat SMP,” ujarnya dalam dialog “Rahasia Konsisten Berprestasi Lewat Kuliah dan Aksi Relawan” bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Senin 15 Juni 2026.

Di sisi lain, Aja Rafika, Mahasiswa Psikologi sekaligus Bendahara Turun Tangan Aceh, menemukan ruang prestasinya melalui pengembangan karir dan kerelawanan. Berawal dari keterlibatannya sebagai Top 10 Duta GenRe Aceh dan aktivitas volunteering, Aja memanfaatkan keilmuan psikologinya untuk mengasah soft skill komunikasi. Kini ia juga sukses berkarir sebagai praktisi Public Relation (PR) dan Public Speaker.

Berikut ini adalah beberapa prinsip yang mereka terapkan, dan bisa dicontoh generasi muda yang ingin tetap produktif serta berprestasi di tengah padatnya aktivitas:

  • Skala Prioritas dan Perencaan: Menyusun jadwal harian secara terperinci. Kewajiban akademik tetap berada di posisi teratas sebelum mengambil tanggung jawab sosial atau hiburan.
  • Reseliensi dan Pantang Menyerah: Kekalahan di awal bukanlah akhir dari segalanya. Terus mengulang proses dan berlatih adalah kunci hingga menemukan momen yang tepat untuk bersinar.
  • Disiplin sebagai Bentuk Self-Love: Bukan sekadar mematuhi jadwal, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Menjaga waktu tidur dan istirahat yang cukup sangat penting agar emosi dan kestabilan fisik tetap terjaga.
  • Tahu Kapan Harus Beristirahat: Berhenti sejenak untuk memulihkan energi jauh lebih baik daripada memaksakan diri hingga mengalami burnout.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....