Menjaga Bumi dengan Paradigma Khalifah

  • 21 Jul 2026 18:09 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Islam memandang manusia di muka bumi bukan pemilik mutlak, melainkan sebagai pemimpin, pengurus, dan penanggung jawab yang diberikan amanah oleh Allah, atau sebagai khalifah. Kepemilikan hakiki atas alam semesta sepenuhnya adalah milik Allah. Sumber daya alam di bumi adalah barang titipan yang harus dikelola demi mendatangkan maslahat bagi manusia, bukan untuk dieksploitasi demi keuntungan pribadi atau golongan semata.

Ustaz Hadi Irfandi, Pengamat Sosial Kepemudaan Islamic Civilization in Malay Archipelago Forum (ICOMAF), mengutip surah Ar-Rum ayat 41 yang memperingatkan bahwa Allah sudah mewanti-wanti bahwa kerusakan di darat dan laut terjadi akibat ulah tangan manusia sendiri.

“Bencana itu tidak semata-mata terjadi karena fenomena alam, tapi karena ulah manusia yang ceroboh. Yang tidak memikirkan keuntungan jangka panjang dan tidak mengindahkan aturan-aturan Allah SWT,” jelasnya dalam dialog Islam dan kelestarian Alam: Menjadi Khalifah yang Peduli Lingkungan, bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Sabtu 6 Juni 2026.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam itu tidak bisa beres hanya dengan solusi teknis di lapangan, tapi yang harus dibenahi terlebih dahulu yaitu paradigma berpikir. “Ketika kita tidak sadar bahwa esensi khalifah ini adalah sebagai pengelola yang nantinya akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah, maka akan selalu ada celah untuk melanggar aturan” lanjutnya.

Kepedulian terhadap lingkungan sudah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. melalui tindakan-tindakannya yang sederhana, seperti dalam sebuah hadis Rasulullah melarang umatnya membuang hajat di air yang tenang (tidak mengalir) serta di lubang-lubang tanah. Hadis ini mengajarkan manusia untuk menghormati hak hidup ekosistem makhluk lain.

Bahkan dalam situasi ekstrem seperti peperangan, Rasulullah melarang keras pasukan Muslim untuk merusak fasilitas umum, tempat ibadah, hingga menebang pohon yang tidak ada kaitannya dengan target musuh. Begitu pentingnya kelestarian alam, hingga Rasulullah pernah bersabda bahwa andai esok hari kiamat terjadi dan di tangan kita masih ada bibit pohon, kita tetap diperintahkan untuk menanamnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....