Waspadai Hoaks dan Kebocoran Data Pribadi di Media Sosial
- 22 Jun 2026 17:50 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang– Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dengan melalui berbagai platform masyarakat dapat memperoleh informasi, dapat berkomunikasi hingga dapat menjalankan aktivitas bisnis. Namun dibalik banyaknya manfaat tersebut terdapat ancaman yang perlu diwaspadai seperti kebocoran data pribadi dan penyebaran berita hoaks.
Pengguna media sosial diminta lebih waspada terhadap penyebaran hoaks dan ancaman kebocoran data pribadi yang semakin marak terjadi di ruang digital. Hal tersebut disampaikan oleh Asna Mardhiah, S.STP, dalam Dialog Perlindungan Perempuan dan Anak RRI Banda Aceh bertema “Klik Cerdas, Jaga Jejak Digital di Medsos sebagai Aksi Perlindungan Perempuan dan Anak”, Senin 15 Juni 2026.
Lebih lanjut ia mengatakan masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikan ulang sebuah konten yang viral di media sosial. “Masyarakat harus benar-benar paham apa yang dibagikan. Harus rajin mengecek ulang dan melakukan cek serta recek sebelum menyebarkan informasi,” ujarnya.
Menurutnya, pengguna media sosial yang cerdas tidak hanya mampu membedakan informasi yang benar dan salah, tetapi juga tidak ikut memperluas penyebaran hoaks yang berpotensi merugikan masyarakat.
Asna menambahkan perlindungan data pribadi harus dimulai dari kebiasaan sederhana seperti mengunci perangkat digital dengan kata sandi dan tidak membagikan informasi sensitif kepada orang lain. Ia berharap peningkatan literasi digital dapat membantu masyarakat, khususnya perempuan dan anak, lebih aman dalam beraktivitas di ruang digital.
“Data pribadi bisa dimanfaatkan untuk pencurian data, penipuan hingga grooming. Karena itu perangkat dan data pribadi harus benar-benar dijaga,” kata Asna.
Sementara itu, konten kreator Anggun menilai banyak pengguna media sosial yang masih mudah terpengaruh oleh informasi viral tanpa mencari sumber yang jelas. “Yang viral belum tentu benar. Kalau ada berita yang sedang ramai, biasakan tunggu dulu, cari tahu sumbernya, dan jangan langsung percaya,” katanya.
Selain hoaks, Anggun juga mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi di media sosial. Ia mencontohkan masih banyak pengguna yang tanpa sadar mengunggah informasi penting seperti nomor induk kependudukan (NIK), alamat rumah, hingga data pribadi lainnya.
“Kalau ada data pribadi seperti NIK, alamat atau tanggal lahir, jangan sembarangan ditampilkan. Sebelum membuat konten, lihat dulu apakah ada data yang harus disembunyikan,” tutup Anggun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....