Peduli Lingkungan Wujud Tanggung Jawab Muslim sebagai Khalifah
- 17 Jun 2026 16:52 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Dalam Islam manusia tidak hanya diberikan hak untuk menikmati berbagai nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, namun ada tanggung jawab untuk memastikan kelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan sesuatu hal yang penting dari ajaran agama Islam untuk kehidupan sehari-hari, sebagai khalifah di muka bumi ini, manusia memiliki amanah untuk menjaga, merawat serta melestarikan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam untuk keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.
Umat Islam diajak memahami bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari amanah sebagai khalifah di muka bumi. Hal tersebut disampaikan Pengamat Sosial Kepemudaan Islamic Civilization in Malay Archipelago Forum (ICOMAF), Hadi Irfandi, dalam dialog Green Radio RRI Banda Aceh, Sabtu 6 Juni 2026.
Menurut Hadi, konsep khalifah dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai pemimpin, tetapi juga pengelola dan penanggung jawab atas alam yang dititipkan Allah SWT kepada manusia. Karena itu, manusia berkewajiban menjaga dan merawat lingkungan, bukan mengeksploitasinya demi kepentingan pribadi atau kelompok.
Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an telah memberikan peringatan tentang kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ulah manusia. Salah satunya melalui Surah Ar-Rum ayat 41 yang menjelaskan munculnya kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan manusia sendiri.
“Ketika sumber daya alam dikelola sesuai petunjuk Allah, maka akan mendatangkan kemaslahatan bagi manusia. Sebaliknya, keserakahan dan pengabaian terhadap aturan Allah dapat memicu berbagai bencana lingkungan,” ujarnya.
Hadi menilai berbagai persoalan lingkungan, termasuk banjir dan pencemaran, tidak hanya dipengaruhi faktor alam, tetapi juga dipicu oleh perilaku manusia yang mengutamakan keuntungan jangka pendek tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa solusi terhadap persoalan lingkungan tidak cukup hanya melalui pendekatan teknis, tetapi juga harus dimulai dari perubahan cara pandang. Menurutnya, kesadaran bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas pengelolaan bumi harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan maupun aktivitas pemanfaatan sumber daya alam.
“Ketika paradigma sebagai khalifah sudah tertanam, maka berbagai langkah seperti penghijauan, reboisasi, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” tutup Hadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....