Ini Ciri-ciri Ibu yang Dirindukan Surga Firdaus

  • 10 Mei 2026 13:18 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPW Wazin Aceh, Alvia Hasli Ramadhan, Lc., M.Ag., menyebutkan bahwa seorang ibu yang dirindukan surga Firdaus tidak diukur dari gelar pendidikan maupun keberhasilan duniawi semata, melainkan dari kualitas spiritual, emosional, serta kemampuannya mendidik anak dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Alvia dalam dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat 8 Mei 2026, bertema “Ibu Cerdas yang Dinanti Firdaus.”

Menurutnya, terdapat tiga ciri utama ibu yang dirindukan Firdaus. Pertama, cerdas secara spiritual, yaitu mampu menjaga hubungan baik dengan Allah SWT melalui salat, puasa, menjaga kehormatan diri, dan menjalankan kewajiban dengan penuh keikhlasan.

Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa perempuan yang menjaga salat lima waktu, berpuasa Ramadan, menjaga kehormatan diri, dan taat kepada suami akan dipersilakan masuk surga dari pintu mana saja yang diinginkan.

“Cerdas secara spiritual itu hubungan dia dengan Allah baik, ibadahnya terjaga,” ujarnya.

Ciri kedua adalah cerdas secara emosional. Menurut Alvia, seorang ibu harus mampu mengendalikan emosi dan menghadirkan kelembutan dalam mendidik anak maupun menghadapi persoalan rumah tangga.

Ia menilai tantangan yang dihadapi ibu masa kini semakin kompleks, mulai dari kelelahan fisik, tekanan pekerjaan, hingga kondisi emosional setelah melahirkan seperti baby blues. Namun demikian, Islam mengajarkan pentingnya kesabaran dan kelembutan dalam membangun keharmonisan keluarga.

“Kelembutan itu tidak ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya,” katanya.

Sementara ciri ketiga adalah cerdas dalam mendidik anak. Menurutnya, seorang ibu perlu mengenalkan anak kepada Allah SWT sejak usia dini serta menanamkan kecintaan terhadap agama melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa anak cenderung lebih mudah meniru perilaku orang tua dibanding hanya mendengarkan nasihat.

“Kalau ingin anak salat, maka ibu harus lebih dulu menjaga salatnya,” ujarnya.

Selain itu, Alvia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam mendidik anak. Menurutnya, setiap pengorbanan seorang ibu akan bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat semata-mata karena Allah SWT.

Ia berharap para ibu terus berusaha menjadi teladan bagi anak-anaknya serta membangun keluarga yang dipenuhi kasih sayang, nilai-nilai keislaman, dan komunikasi yang baik.

“Jika ingin anak menjadi pribadi yang taat, maka orang tua harus mulai memperbaiki dirinya terlebih dahulu,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....