Manfaatkan Lahan Lereng Gunung, Paya Seunara Bidik Budidaya Jagung dan Padi Gogo

  • 09 Mei 2026 14:59 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Dalam upaya mewujudkan kemandirian gampong akan terus menjadi perhatian oleh berbagai pihak, terutama dalam ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar. Di tengah tantangan seperti perubahan iklim, lahan yang terbatas, dan bergantung terhadap pasokan dari luar, kita di tuntut untuk mampu membangun kemandirian pangan dari potesi yang dimiliki termasuk potensi dari gampong.

Ketua Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Embun Paya Seunara Kota Sabang, Mawardi mengatakan bahwa gampong Paya Seunara memiliki peluang besar dalam membudidayakan jagung pipil dan padi gogo dengan memanfaatkan lahan yang ada dilereng gunung dan bersebelahan dengan waduk. Jagung pipil dan padi gogo ini hadir sebagai komoditas strategis yang tidak hanya adatif terhadap lahan yang kering, namun juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

“Gampong Paya Seunara Sabang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, karena merupakan daerah yang dingin, dan masyarakat setempat menggunakan lahan mereka untuk ditanami berbagai sayuran dan komoditi lainnya,” ujarnya dalam Dialog bersama RRI Sabang, Rabu 6 Mei 2026.

Ia juga menyebutkan hadirnya BUMG di gampong Paya Seunara tersebut, pihaknya lebih menggalakan pembudidayaan komoditi dengan skala yang lebih besar, salah satunya dengan membuka lahan seluas satu hektare untuk ditanami jagung pipil. Menurutnya jagung pipil sangat cocok dikembangkan di Sabang karena tingkat serangan hama relatif rendah.

“Selain kondisi tanah dengan tingkat keasaman (pH) sekitar 6 yang sangat mendukung pertumbuhan, jagung pipil juga memiliki masa panen yang relatif singkat serta peluang pemasaran yang cukup luas karena banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar pakan ternak”, tambahnya.

Untuk saat ini, pemasaran jagung pipil masih difokuskan di wilayah Kota Sabang karena permintaannya yang cukup tinggi. “Ke depan, kami berencana memperluas jaringan pemasaran sambil menunggu masa panen berikutnya serta mencari peluang pasar atau penampung yang dapat memberikan harga jual lebih tinggi bagi para petani,” kata Mawardi.

Selain jagung pipil, BUMG gampong Paya Seunara juga membudidayakan padi gogo yanga sangat cocok ditanam pada lahan yang kering tanpa harus bergantung pada sistem irigasi sawah. Jenis padi gogo ini lebih adaptif dengan kondisi lahan yang tertentu dan menghasilkan panen yang baik jika dikelola dengan benar.

Budidaya jagung pipil dan padi gogo bukan hanya fokus pada penen semata, namun dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat setempat. Ke depannya budiaya jagung pipil dan padi gogo ini diharapkan dapat berkembang menjadi program unggulan gampong berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....