Peran Abu Bakar dan Utsman Jaga Keaslian Mushaf Al-Qur’an

  • 20 Apr 2026 09:04 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Peran para sahabat, khususnya Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Utsman bin Affan, sangat penting dalam menjaga keaslian Al-Qur’an hingga saat ini. Keduanya berkontribusi besar dalam proses pengumpulan dan standarisasi mushaf.

Ustadz M. Haris Attamimi, Lc, Dipl., menjelaskan, pengumpulan mushaf pertama dilakukan pada masa Abu Bakar. Proses ini dilakukan secara sangat hati-hati dengan sistem verifikasi ketat.

“Setiap ayat tidak langsung ditulis, tetapi harus melalui dua saksi hafalan dan dua saksi tulisan yang mendengar langsung dari Rasulullah,” kata Haris Jum’at 17 April 2026.

Ia menambahkan, langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan Al-Qur’an. Proses tersebut menjadi fondasi kuat bagi mushaf yang ada saat ini.

Memasuki masa Khalifah Utsman bin Affan, tantangan yang dihadapi berbeda. Umat Islam yang telah menyebar ke berbagai wilayah mulai memiliki perbedaan bacaan.

Menurut Haris, kondisi tersebut sempat memicu perselisihan di kalangan umat. Karena itu, Utsman mengambil langkah strategis dengan melakukan standarisasi mushaf. “Khalifah Utsman menyatukan bacaan dalam satu standar, lalu menyalinnya dan menyebarkannya ke berbagai wilayah agar tidak terjadi perpecahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam. Standarisasi tersebut membuat Al-Qur’an tetap terjaga keasliannya hingga sekarang.

Haris juga mengajak umat Islam untuk menghargai perjuangan para sahabat. Menurutnya, menjaga Al-Qur’an bukan hanya tugas ulama, tetapi tanggung jawab seluruh umat.“Al-Qur’an yang kita baca hari ini adalah hasil perjuangan luar biasa para sahabat. Maka tugas kita adalah menjaga, membaca, dan mengamalkannya,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....