Child Grooming, Ancaman Halus yang Mengincar Anak di Era Digital
- 10 Apr 2026 20:00 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Di era digital yang serba terbuka, ancaman terhadap anak-anak tidak lagi hanya dari kekerasan fisik yang langsung terlihat. Salah satu ancaman yang harus diberikan perhatian serius adalah child grooming.
Child grooming merupakan tindakan yang dilakukan orang dewasa untuk mendekati anak-anak dengan tujuan yang tidak baik, seringnya untuk dieksploitasi secara seksual. Perawat anak dan Remaja, Anita S mengatakan bahwa berbeda dengan kekerasan spontan, pelaku grooming bekerja dengan sangat halus.
“Mereka sering kali tampil sebagai sosok “pahlawan”, kakak yang baik, atau guru yang perhatian. Mereka mengisi celah emosional anak, terutama jika anak merasa kurang perhatikan di rumah (fatherless atau kurangnya kedekatan dengan ibu),” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Kamis 2 April 2026.
Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindarkan anak dari korban child grooming:
- Jadilah Tempat “Pulang” yang Nyaman. Pastikan telinga orang tua selalu siap mendengar, bahkan untuk cerita-cerita kecil yang sepele. Jika anak merasa aman bercerita hal kecil, mereka akan berani melapor saat ada hal besar yang mengancam.
- Edukasi Area Privasi. Sejak usia lima tahun, ajarkan anak bagiann tubuh mana yang tidak boleh dilihat atau disentuh oleh orang lain.
- Literasi Digital. Sebagai orang tua, kita wajib memantau aktivitas media sosial anak. Orang tua harus melek teknologi, dan menetapkan aturan waktu penggunaan layar (screen time) yang disepakati bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....