Autisme, Dukungan Keluarga, dan Kisah Inspiratif Seorang Ibu
- 09 Apr 2026 16:42 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD), merupakan gangguan perkembangan saraf yang dapat mempengaruhi interaksi sosial, bahasa, komunikasi dan sensorik seseorang. Austime ini bukan sebuah penyakit, melainkan kondisi seumur hidup yang muncul sejak masa kanak-kanak awal. Gejalanya bervariasi, dari ringan hingga berat.
Kepala Yayasan Amanah Poppy Amalya, Hema Sunarja, A.Ma, mengatakan bahwa autism merupakan bagian dari neurodiversity, yang merupakan sebuah keragaman cara kerja otak. “Tidak ada yang salah dengan cara kerja otak mereka. Setiap anak autistic itu unik dengan spektrum yang berbeda-beda, sehingga kebutuhan yang mereka perlukan pun tidak bisa disamakan,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Minggu 29 Maret 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr, Ir. Melinda, ST, M.Sc, IPU, ASEAN. Eng, APEC. ENG, seorang ibu dari anak autisttik yang juga merupakan seorang akademisi, membagikan kisahnya tentang fase “penerimaan” yang penuh tantangan.
Prof. Melinda mengungkapkan bahwa dukungan emosional dari keluarga menjadi kunci utama bagi anak autis. Dukungan yang diberikan tidak harus selalu berupa hal besar. Hal-hal kecil seperti menjaga pola makan, memberikan afeksi melalui nada suara yang lembut, hingga rutinitas sederhana seperti kegiatan jalan-jalan sore, berdampak pada stabilitas emosi anak.
Menariknya, kondisi anaknya tersebut justru mendorong Prof. Melinda melakukan riset mendalam di bidang teknik elektro, terkait sinyal otak anak autis. Hal ini kemudian membawanya ke puncak karier akademis dan mengantarkannya menjadi seorang Profesor
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....