Tiga Kunci Waras Hadapi Quarter Life Crisis
- 04 Apr 2026 17:15 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Memasuki usia 20 hingga 30 tahun, sering kali menjadi fase yang penuh gejolak bagi banyak orang, terutama generasi Z. Di masa ini, mulai muncul pertanyaan-pertanyaan penting tentang karir, pernikahan, hingga pencapaian hidup. Fenomena ini dikenal sebagai quarter life crisis.
Direktur Wilayah LPPEKOP BKPRMI ACEH, Reza Muttaqin, S.Sos.I., M.Pd, mengatakan bahwa quarter life crisis merupakan bentuk kekhawatiran pada diri sendiri yang lumrah terjadi. “Kekhawatiran itu normal untuk mendorong kita berkembang, namun yang menjadi masalah adalah ketika kekhawatiran itu berlebihan atau overthinking,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Kamis 5 Maret 2026.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa di era digital saat ini, tekanan quarter life crisis lebih berat akibat pengaruh media sosial. Ketika sering kali terjebak dalam membanding-bandingkan pencapaian hidupnya dengan orang lain yang terlihat lebih sukses lewat postingan media sosial, seperti dalam hal karier, pernikahan dan harta benda.
Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu coba agar bisa keluar dari quarter life crisis, diantaranya:
- Memahami Diri. Sebelum memasang target yang ambisius, kamu perlu mengenali kapasitas dan minat. Banyak anak muda terjebak overthinking karena mereka mengejar target yang sebenarnya “milik orang lain” atau sekadar mengikuti tren, bukan berdasarkan kapasistas diri.
- Fokus pada Langkah Kecil. Jangan terlalu ambisius memikirkan masa depan yang jauh. Fokuslah pada apa yang bisa dikerjakan hari ini dan besok. Hargai setiap momen atau langkah kecil yang sudah kamu kerjakan.
- Sabar dan Tawakkal. Sabar bukan berarti diam, dan tawakkal bukan berarti menyerah. Setelah melakukan usaha maksimal, tawakkal adalah sikap menyerahkan hasil akhir kepada Allah. Ini penting menjadi pegangan kamu biar mental tidak langsung drop kalau realita tidak sesuai ekspektasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....