Law of Attraction dalam Islam

  • 24 Mar 2026 12:49 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Pernahkah anda mendengar kalimat, “Pikiranmu adalah takdirmu?” Dalam ajaran Islam, konsep ini dikenal dengan Husnuzon atau berprasangka baik kepada Allah SWT. Berdasarkan hadits, “Aku sesuai prasangka hamba-Ku.” Kalimat singkat ini memiliki dampak yang nyata dalam kehidupan kita.

Dalam perspektif modern, konsep prasangka baik ini sering disebut dengan Law of Attraction (Hukkum Tarik Menarik). Segala sesuatu di dunia adalah energi. Jika kita memberikan vibrasi positif melalui pikiran dan prasangka, maka hal-hal positif pula lah yang akan tertaik masuk ke dalam hidup kita. Sebaliknya, prasangka buruk sering kali justru mengundang kejadian yang tidak diinginkan.

“Selama ini kita mengenal konsep berkelimpahan dari barat, melalui konsep law of attraction. Padahal ternyata dalam Al Quran Allah sendiri sudah menyebutkan bahwasanya kita disuruh berprasangka baik sama Allah, karena pikiran adalah takdirmu. Apa yang kita pikirkan itulah yang akan kita dapatkan,” ujar Ika Puspita Yuda, S.Sos, dari Biro DDI Banda Aceh, dalam dialog bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Jumat 27 Februari 2026.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa everything is energy. Semua hal adalah energi. Makanya kita disuruh untuk memberikan vibrasi yang benar-benar positif. Karena positif akan menarik yang positif, dan negatif akan menarik hal negatif.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak orang yang berdoa, namun di dalam hatinya masih terselip keraguan. Keraguan inilah yang sering kali membatalkan atau menghambat terkabulnya doa. Kunci utama dalam berprasangka baik adalah sinkronisasi antara lisan dan hati.

Salah satu tips praktis yang bisa dicoba adalah melakukan “disiplin kata”. Karena kata-kata adalah doa dan energi. Maka mulai dari sekarang, yuk biasakan mengucapkan kata-kata positif saat berbicara, agar hal-hal baik selalu datang kepada kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....