Idul Fitri Momentum Perkuat Silaturahmi dan Keikhlasan Memaafkan

  • 23 Mar 2026 22:28 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Momentum Hari Raya Idul Fitri diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi menjadi ajang memperkuat silaturahmi dan keikhlasan dalam saling memaafkan. Setelah sebulan penuh umat muslim menjalankan ibadah puasa menahan lapar dan haus, meningkatkan kualitas ibadah, Idul Fitri hadir sebagai titik untuk kembali fitrah sebagai manusia.

Dalam Dialog Kajian Islami bersama RRI Banda Aceh, Pimpinan Ma’had Darul Fattah, Ustadz Tgk. Fakhruddin Asmi menyampaikan bahwa praktik saling memaafkan seringkali hanya bersifat simbolis, tanpa diiringi ketulusan hati.

Menurutnya, banyak orang yang kembali terlibat konflik beberapa waktu setelah Idul Fitri karena tidak benar-benar membersihkan hati dari rasa kesal dan dendam. Ia menjelaskan, konflik yang terjadi umumnya dipicu oleh persoalan duniawi, seperti harta benda, jabatan, maupun kepentingan pribadi..

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk belajar mengikhlaskan dan mengatur persoalan dunia dengan bijak agar tidak merusak hubungan silaturahmi. “Masalah harta sering menjadi sumber utama konflik, bahkan di antara keluarga dekat,” ujarnya Jum'at 20 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa memaafkan merupakan amalan hati yang tidak mudah dilakukan dan membutuhkan latihan terus-menerus. Namun demikian, setiap upaya untuk memaafkan memiliki nilai pahala yang besar di sisi Allah SWT.

Ia berharap, Idul Fitri dapat menjadi titik awal bagi umat Islam untuk memperbaiki hubungan sosial dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....