Hikmah Spiritual, Sosial dan Lingkungan Dibalik Musibah

  • 03 Jan 2026 17:48 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Aceh Kembali diuji. Banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah, mulai dari Aceh Utara hingga Tamiang, membawa duka mendalam bagi masyarakat. Dalam perspektif spiritual, musibah menjadi ujian bagi orang yang beriman atau seebagai peringatan untuk Kembali ke jalan yang benar.

Ustazah Suriawati, seorang Konsultan Keluarga mengatakan bahwa selalu ada hikmah dibalik musibah. “Yang pertama barangkali bisa kita lihat sebagai instropeksi diri. Semua manusia mengalami ujian, yang membedakan kualitas antar manusia adalah cara menghadapi ujian tersebut,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 4 Banda Aceh, Kamis (11/12/2025).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sabar sangat dibutuhkan dalam menghadapi musibah. “Karena dibalik musibah itu, Allah menggugurkan dosa-dosa kita,” tambahnya. Kemudian dengan sabar, dapat meningkatkan derajat seseorang.

Kemudian hikmah sosial berupa solidaritas dan kepedulian. Musibah membangkitkan rasa kebersamaan dan mengubah masyarakat yang sebelumnya mungkin individualis menjadi saling berbagi makanan dan tempat tinggal tanpa memandang perbedaan. Tak jarang juga kita melihat “korban bantu korban”, di mana di wilayah bencana, sesama korban saling membantu karena merasa ada yang lebih membuttuhkan daripada diri mereka sendiri.

Selain itu, terdapat hikmah lingkungan. Kerusakan alam sering kali disebabkan oleh tangan manusia, dan dampaknya pun akan dirasakan kembali oleh manusia. Dalam kasus bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, kita diajak untuk berbenah secara sistematis, seperti memperhatikan tata Kelola air dan menjaga hutan agar fungsi resapan air tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....