Perempuan Jadi Pilar Ketangguhan Bencana Indonesia

  • 25 Des 2025 00:26 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang — Peran perempuan dinilai strategis dalam memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi bencana sekaligus menjadi pilar penting menuju Indonesia Emas 2045. Perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga sebagai aktor kunci dalam pengambilan keputusan, pengurangan risiko bencana, serta perlindungan perempuan dan anak.

Hal tersebut mengemuka dalam dialog interaktif bertema “Perempuan Berdaya, Tangguh Bencana Pilar Indonesia 2045” yang disiarkan langsung dari Studio Pro 1 RRI Banda Aceh, Rabu (24/12/2025). Dialog menghadirkan Plt Kepala Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh, Tiara Sutari, SSTPMM, serta Kepala Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Syiah Kuala (USK), Suraya Kamaruzzaman.

Plt Kepala Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh, Tiara Sutari, menegaskan bahwa dalam pembangunan Kota Banda Aceh, perempuan tidak lagi ditempatkan sebagai objek kebijakan, melainkan sebagai subjek perubahan. Keterlibatan aktif perempuan dinilai sangat menentukan dalam membangun ketahanan sosial dan ketahanan keluarga, terutama dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Perempuan yang berdaya menjadi fondasi keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan,” kata Tiara.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Perubahan Iklim USK, Suraya Kamaruzzaman, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan bencana. Menurutnya, ketahanan sosial tidak dapat dipisahkan dari peran perempuan, khususnya dalam edukasi kebencanaan di tingkat keluarga dan komunitas.

Suraya juga menyoroti peran strategis ibu dalam menanamkan nilai dan budaya kesiapsiagaan bencana sejak dini kepada anak-anak, sebagai upaya membangun kesadaran kolektif dari lingkungan keluarga.

Dalam dialog tersebut, RRI Banda Aceh turut membuka ruang partisipasi publik melalui interaksi pendengar, baik melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp, sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....