Tujuan Spiritual dan Kesiapan Mental Sebelum Menikah
- 09 Des 2025 11:59 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Pernikahan dalam islam merupakan pondasi kokoh yang didirikan atas perintah Allah SWT dan sunnah Rasulullah Saw. Ikatan suci dalam pernikahan menyatukan dua insan yang menjadikan yang semula haram menjadi halal. Tujuan utama menikah adalah menyempurnakan akhlak dan melengkapi setengah dari ibadah.
Samsul Bahri, S. Pd., C. SQ, yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah, Aceh Besar mengatakan bahwa sebelum melangkah ke pelaminan, bekal utama yang harus disiapkan adalah niat yang lurus. “Nikah itu bukan sekadar mengganti status. Jadi, perbaiki niat menikah karena menjalankan perintah Allah dan mengikuti sunnah Nabi,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Jumat (14/11/2025).
Selain itu, persiapan utama menuju pernikahan adalah kesiapan mental. “Saat memutuskan menikah, berarti harus siap memikul tanggung jawab dan amanah. Makanya mentalnya dulu disiapkan,” tambahnya. Semua hal yang berkaitan dengan rumah tangga, seperti hak suami istri dan ilmu parenting perlu dipahami dan dipersiapkan bersama.
Untuk menuju ikatan suci pernikahan, jangan nodai niat suci ini dengan pacaran. Serahkan pilihan terbaik kepada Allah dengan menjalani proses yang sesuai adab, seperti taaruf.
Rasulullah Saw. menyebutkan empat kriteria seorang perempuan ketika akan dinikahi, yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Dan ditekankan pada poin terakhir, yaitu karena agamanya. Seorang perempuan yang agamanya baik, maka insyallah memiliki ketaatan dan akhlak yang baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....