Keterbatasan dan Tantangan dalam Tanggap Darurat Bencana

  • 03 Des 2025 19:24 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Operasi kemanusiaan dan tanggap darurat bencana seingkali menjadi garis depan dalam penyelamatan nyawa. Namun, dibalik tindakan penyelamatan tersebut, terdapat berbagai keterbatasan dan tantangan di lapangan, baik dari sisi medis maupun pancarian dan pertolongan.

Dr. Masry, Sp.An-TI, selaku Ketua Kreki Aceh mengatakan bahwa tantangan terbesar dalam sector Kesehatan adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM). "Ujung tombak untuk sector Kesehatan itu bukan hanya tenaga Kesehatan, tetapi seharusnya kita punya satu yang namanya safe community, jadi, masyarakat dilatih salam penanggulangan bencana," ujarnya dalam dialog Bersama Pro 4 Banda Aceh, Selasa (19/11/2025).

Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pelatihan dasar pertolongan pertama dan basic life support (bantuan hidup dasar), sehingga mampu bertindak cepat menyelamatkan nyawa sambal menunggu kedatangan tm medis professional. Hal ini penting mengingat Ketika terjadinya bencana, jumlah korban melebihi sumber daya yang tersedia.

Selain itu, terdapat dua aspek non teknis, namun krusial dalam masa tanggap darurat bencana, yaitu isu hoaks dan penanganan psikologis. Penyebaran informasi yang tidka benar dapat menjadi kendala dalam mitigasi dan respon, karena masyarakat dapat salah Langkah dalam evakuasi sehingga memperparah resiko, serta dapat menimbulkan kepanikan dan kecemasan karena penyebaran berita hoaks yang tidak berdasar tersebut.

Selain dampak fisik, korban bencana juga dapat mengalami berbagai gangguan psikologis seperti gangguan stres akut, gangguan stres pasca trauma, ketakutan, dan depresi. terkait hal ini perlu dilakukan dukungan psikologis untuk membantu korban memulihkan kembali mental dan menemukan rasa aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....