Black Soldier Fly, Larva Pengurai Sampah Organik Yang Menguntungkan
- 11 Des 2024 08:58 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Pernahkah anda mendengar tentang lalat tentara hitam? lalat ini lebih dikenal dengan nama Black Soldier Fly atau disingkat BSF. Meski namanya terdengar menyeramkan, lalat BSF ini justru punya peran yang sangat penting dalam pengelolaan sampah organik. Berbeda dengan lalat rumahan yang sering kita temui yang kerap mengganggu kita saat berada di meja makan.
Karakter lalat BSF ini tidak suka menggigit atau menyebarkan virus atau penyakit. Justru, lalat ini dan larvanya sangatlah rajin dan aktif memakan sisa-sisa sampah organik, seperti sisa makanan, kotoran hewan, dan tanaman serta buah-buahan yang sudah busuk sebagai pakan bagi larva lalat BSF.
Mengutip dari laman YouTube Griya Maggot Trosobo dalam durasi videonya, perbedaan pada larva lalat BSF dan lalat hijau ialah larva lalat BSF cendrung banyak diam berbeda dengan larva lalat hijau yang senantiasa selalu bergerak, larva BSF sangat efisien dalam mengurai sampah organik. Mereka bisa mengubah sampah menjadi pupuk organik yang kaya akan nutrisi dan cocok untuk pakan ternak seperti ayam dan ikan. Hal ini sangat membantu bagi para peternak ayam dan ikan untuk kebutuhan pakan ternak dan menjadi pakan alternatif serta efektif.
Proses perkembangbiakan BSF ini sangatlah mudah, tergantung dengan area atau habitat koloni lalat BSF, untuk mengundang lalat BSF ini sangatlah mudah yaitu anda perlu menyiapkan wadah atau media untuk mengundang lalat jenis Black Soldier Fly. Siapkan bahan-bahan seperti bekatul sesuai takaran, penyedap rasa atau msg dan 2 botol minuman Yakult, atau anda bisa dengan bahan seperti Dedak halus, molases (tetes tebu), air dan EM4 (jika ada), campur bahan dengan merata yang sudah di siapkan lalu aduk merata dan endapkan selama 1 Minggu agar proses fermentasi lebih sempurna, secara umum waktu proses fermentasi yang dibutuhkan untuk menarik atau mengundang lalat BSF ialah berkisar antara 2-5 hari.
Namun, anda bisa mulai memantau media fermentasi setelah 24 jam. Jika sudah mulai mengeluarkan aroma yang khas dan sedikit asam, itu pertanda bahwa media fermentasi sudah siap untuk menarik lalat BSF dan tinggal menunggu lalat meletakkan Telur-telur lalat BSF yang menempel pada media dan kemudian akan menetas menjadi larva BSF yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau diolah menjadi produk lainnya.
Jenis maggot BSF (Black Soldier Fly) umumnya lebih mahal dibandingkan jenis maggot lainnya karena kualitas proteinnya yang tinggi dan banyak manfaatnya, maggot dengan ukuran yang lebih besar biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi, harga per kilogram akan berbeda dengan harga per ons atau per gram. Sebagai gambaran secara umum, harga maggot BSF hidup berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 20.000 per 100 gramnya namun, harga ini bisa saja berubah sewaktu-waktu.
Semoga artikel ini memberikan edukasi bagi yang ingin mencoba pakan alternative ini untuk hewan ternak apalagi bagi para peternak budidaya ayam dan ikan selain menyehatkan untuk hewan ternak, dan bisa diproduksi secara mandiri, sebagai upaya solusi mengurangi penekanan biaya pakan untuk ternak. (Sumber Griya Maggot Trosobo)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....