REX Peunayong Kembali Berdenyut, DPRK Dorong Optimalisasi Aset Pemko

  • 24 Sep 2026 00:04 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pusat kuliner legendaris di jantung Kota Banda Aceh REX yang sempat vakum, kini kembali menggeliat dengan wajah baru. Kawasan yang sarat sejarah tersebut hadir sebagai warung kopi modern dan mendapat apresiasi dari Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST.

REX Kopi Peunayong resmi dibuka pada Selasa kemarin oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, ST, dan Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab. Kehadiran kembali REX dinilai menjadi angin segar bagi kawasan Peunayong yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan, kuliner, dan akomodasi di ibu kota provinsi Aceh tersebut.

Irwansyah menyampaikan apresiasi atas kembali dimanfaatkannya REX Peunayong dengan konsep yang lebih modern. Menurutnya, pengelolaan REX menunjukkan aset milik pemerintah dapat diberdayakan secara produktif melalui kolaborasi dengan dunia usaha.

“Ke depan, aset-aset milik Pemko Banda Aceh yang masih terlantar agar dapat difungsikan. Banyak aset yang memiliki peluang untuk dikelola pihak swasta,” ujar Irwansyah, Rabu 23 September 2026.

Ia menyebut sejumlah aset pemerintah yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Di antaranya eks Pasar Kartini, Riverwalk Krueng Aceh, rooftop Pasar Aceh, jalan beratap di depan SMPN 9, serta sejumlah lokasi lainnya.

Menurut Irwansyah, pemerintah perlu memperluas ruang kolaborasi dengan sektor swasta, terutama pengusaha lokal, untuk mengoptimalkan aset daerah. Selain meningkatkan nilai manfaat aset, langkah tersebut dinilai dapat memperkuat peran dunia usaha dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Kita butuh pengusaha-pengusaha, apalagi pengusaha lokal, yang membuka lapangan kerja, membantu UMKM. Keterlibatan pengusaha lokal dapat menciptakan mata rantai ekonomi yang lebih luas, mulai dari pembukaan lapangan kerja hingga tumbuhnya pelaku UMKM di sekitar kawasan usaha," kata Irwansyah.

Pemanfaatan aset pemerintah oleh sektor swasta, lanjut Irwansyah, tidak semata-mata berkaitan dengan menghidupkan kembali bangunan atau kawasan yang sebelumnya tidak produktif. Lebih dari itu, pengelolaan yang tepat dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Kehadiran REX Kopi juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata di kawasan Peunayong. Lokasi tersebut berada di kawasan yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi dan akomodasi dengan keberadaan hotel berbintang maupun berbagai jenis penginapan.

"Dengan kembali aktifnya REX, wisatawan yang bermalam di kawasan Peunayong memiliki alternatif baru untuk menikmati kuliner dan suasana khas Banda Aceh. Kehadiran ruang publik dan kuliner seperti ini juga dapat memperpanjang aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut," ucapnya.

Bagi warga Banda Aceh, REX bukan sekadar tempat makan dan minum, melainkan bagian dari perjalanan kota yang menyimpan banyak kenangan. Selama puluhan tahun, kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat kuliner malam yang menjadi tujuan masyarakat dari berbagai penjuru kota.

Kehadiran kembali REX Peunayong diharapkan tidak berhenti sebagai kebangkitan sebuah pusat kuliner, tetapi menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset pemerintah secara berkelanjutan. Pada saat yang sama, keberadaan REX diharapkan mampu menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, menghidupkan kawasan Peunayong, serta memperkuat daya tarik wisata kuliner Kota Banda Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....