Panen Jagung BUMG di Sabang Belum Capai Target

  • 31 Agt 2026 01:07 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Panen perdana jagung pipil yang dikelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Sabang-Merauke, Gampong Cot Ba’u, Kota Sabang, belum mencapai target yang diharapkan. Hal tersebut disampaikan petani pengelola jagung pipil BUMG Sabang-Merauke, Eka Asnita Asmar.

Eka mengatakan, hasil panen pertama masih dalam tahap awal pengembangan sehingga belum dapat memenuhi target produksi maksimal. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pengelola untuk meningkatkan hasil pada penanaman berikutnya.

“Kalau dibilang panennya mencapai target pada panen pertama ini kayaknya belum, karena masih tahap awal kita, masih baru dan mungkin nanti akan kita coba lagi. Ini kan masih panen pertama, satu tahun itu bisa tiga kali," terang Eka, Minggu 30 Agustus 2026.

Sebagian hasil panen perdana jagung pipil BUMG Sabang-Merauke, Cot Ba’u. (Foto: RRI/RA)

Ia menjelaskan, dengan tiga kali masa panen, produksi keseluruhan diperkirakan dapat mencapai sekitar empat ton. Pengelola berharap hasil tersebut dapat menjadi sumber pendapatan bagi usaha BUMG sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan pertanian di gampong.

"Dari hasil panen tahap pertama, kita belum memprioritaskan keuntungan. Fokus utama saat ini adalah mengupayakan agar modal yang telah dikeluarkan dapat kembali. Insya Allah, kita usaha ini mungkin bisa tutupi modal dulu untuk kali ini. Kalau keuntungan ada, tapi belum seberapa,” katanya.

Dari sisi perawatan, Eka menilai budidaya jagung pipil relatif mudah dilakukan. Kendala utama saat musim kemarau hanya kebutuhan penyiraman tanaman. Pengelolaan lahan saat ini dilakukan oleh empat orang, sehingga berbagai kendala dalam proses budidaya masih dapat ditangani bersama.

Sementara itu, terkait pemasaran hasil panen, pengelola masih akan berkoordinasi dengan ketua BUMG untuk menentukan lokasi dan pihak yang akan menjadi tujuan pemasaran. Eka menyebutkan, harga jagung pipil di kisaran Rp5.000 hingga Rp7.000 per kilogram masih dapat ditoleransi.

Ia berharap pengembangan usaha ini dapat terus dilakukan sehingga hasil panen berikutnya meningkat dan secara bertahap mampu memberikan keuntungan bagi BUMG Sabang-Merauke, secara maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....