Kapal Cepat Berhasil Angkut Ribuan Wisatawan ke Sabang dalam Sehari

  • 29 Jun 2026 08:08 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Lonjakan drastis kunjungan wisatawan pada momen libur sekolah membuat layanan armada kapal cepat Express Bahari rute Banda Aceh menuju Sabang maupun sebaliknya beroperasi secara maksimal. Melalui kebijakan penambahan frekuensi pelayaran hingga menyentuh delapan trip dalam sehari ribuan penumpang terpantau berhasil diseberangkan menuju maupun keluar dari Kota Sabang pada Minggu 28 Juni 2026.

Kepala PT Sakti Inti Makmur Kota Sabang Rudi menyampaikan bahwa data manifestasi pelayaran mencatat sebanyak 1.635 penumpang tiba di Sabang menggunakan moda transportasi kapal cepat. Sementara itu jumlah penumpang yang berangkat dari Sabang menuju daratan Banda Aceh pada hari yang sama mencapai angka 2.051 orang. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan bahwa aktivitas wisata masih mendominasi arus penyeberangan di pelabuhan.

"Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, kami mengoperasikan empat armada kapal cepat, yakni Express Bahari 2F, Express Bahari 2C, Express Bahari 5F, dan Express Cantika 89. Total kapasitas kursi mencapai 1177 kursi," terang Rudi.

Rudi menambahkan meski jumlah volume penumpang meningkat sangat tajam proses pelayanan penyeberangan di lapangan dipastikan berlangsung dengan aman dan lancar. Langkah taktis penambahan frekuensi pelayaran ini dinilai sangat efektif mampu menjaga kelancaran mobilitas wisatawan sekaligus memastikan kebutuhan transportasi laut selama puncak liburan tetap terpenuhi dengan baik.

Ramainya arus penyeberangan laut ini menjadi indikator positif meningkatnya gairah kunjungan wisata ke Pulau Weh. Berbagai destinasi unggulan daerah seperti kawasan wisata bahari Iboih serta Monumen Kilometer Nol Indonesia tampak dipadati oleh para pelancong yang memanfaatkan momentum libur sekolah bersama anggota keluarga tercinta.

Dampak dari tingginya animo wisatawan ini juga diakui langsung oleh salah seorang wisatawan asal Banda Aceh bernama Aduntea. Ia menyebutkan bahwa dirinya lebih memilih menggunakan moda kapal cepat untuk menyeberang ke Sabang lantaran sudah tidak kebagian tiket kapal lambat atau kapal Ro-Ro, terlebih saat ini hanya ada satu unit kapal Ro-Ro yang beroperasi melayani rute tersebut.

Aduntea menceritakan bahwa dirinya sempat berkunjung ke Sabang pada pekan lalu dan suasananya masih tergolong sepi. Namun pada akhir pekan ini, pergerakan arus wisatawan dirasakan melonjak sangat signifikan hingga berdampak pada tingginya tingkat hunian penginapan di area objek wisata.

“Minggu lalu saya ke Sabang tapi sepi ya tapi minggu ini saya kembali lagi membawa keluarga. Saya mau memesan kamar penginapan di Iboih itu ternyata sudah penuh semua akhirnya saya baru dapat kamar di kawasan kota” ujar Aduntea.

Ia menilai kondisi membludaknya kunjungan wisatawan di akhir pekan ini tentu menjadi berkah tersendiri yang luar biasa bagi roda perekonomian masyarakat lokal di Pulau Weh khususnya bagi yang menggantungkan mata pencaharian mereka pada bidang pariwisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....