Tiga Pimpinan BGN Diganti, Presiden Tunjuk Jajaran Baru
- 03 Jun 2026 08:20 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden memutuskan mengganti tiga pejabat pimpinan BGN setelah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun terakhir.
"Terdapat pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan pelaksanaan program pemerintah," kata Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Istana Negara, Jakarta, Selasa 2 Juni 2026.
Tiga pejabat yang diganti yakni Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, serta Ludwig Pusung dan Sony Sanjaya yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
Presiden selanjutnya menunjuk Nani S. Deang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN dipercayakan kepada Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono.
Prasetyo mengatakan, Presiden menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam membangun fondasi organisasi serta mengawal pelaksanaan program-program BGN sejak lembaga tersebut dibentuk.
Menurutnya, pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah.
"Kami berharap pimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Prasetyo menjelaskan, keputusan pergantian pimpinan diambil setelah pemerintah menerima berbagai masukan dari kementerian terkait, pemerintah daerah, masyarakat, hingga penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
Meski terjadi pergantian pimpinan, pemerintah memastikan pelaksanaan Program MBG tetap berjalan normal dan tidak akan terganggu.
"Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali. Seluruh unit kerja di lingkungan BGN diharapkan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing," tegasnya.
Pemerintah menilai Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendukung kesehatan dan pendidikan anak, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi melalui penguatan sektor pangan nasional dan pemberdayaan pelaku usaha yang terlibat dalam rantai pasok penyediaan makanan bergizi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....