SPPG Sukakarya Dorong Ekonomi Lokal Manfaatkan UMKM dan Hasil Petani
- 27 Apr 2026 17:08 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, mulai menunjukkan dampak yang lebih luas dari pelaksanaan Program MBG selama ini. Selain memastikan asupan gizi bagi penerima manfaat, SPPG juga berperan sebagai penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani setempat dalam rantai pasok pangan.
Kepala SPPG Sukakarya Santia saat diwawancarai RRI menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten menggandeng UMKM dan petani lokal dalam penyediaan bahan baku makanan. Pola ini dinilai mampu menciptakan rantai distribusi yang lebih pendek sehingga hasil produksi masyarakat dapat langsung terserap tanpa melalui banyak perantara.
“Kami pada prinsipnya selalu melibatkan UMKM dan petani lokal agar program ini tidak hanya berdampak pada penerima manfaat tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Santia Senin 27 April 2026.
Menurut Santia, kerja sama dengan pelaku usaha lokal telah berjalan sejak Mei 2025, salah satunya dengan UMKM Harapan Do’a Poma sebagai penyedia bahan pokok. Selain itu, SPPG juga menggandeng sejumlah pelaku usaha lain untuk memenuhi kebutuhan protein seperti ayam dan ikan.
“Ada beberapa UMKM lain juga yang kami ajak bekerja sama, termasuk penyedia ayam dan ikan, sehingga kebutuhan dapur dapat terpenuhi dari sumber lokal,” katanya.
Sementara itu, ahli gizi SPPG Sukakarya, Dina Olivia Santika, S.Tr., Gz, menjelaskan bahwa pemilihan bahan pangan dilakukan secara terukur dengan prinsip gizi seimbang dan keberagaman sumber nutrisi. Bahan yang digunakan didominasi komoditas lokal, mulai dari sayuran segar hingga rempah, sehingga dapat menjaga kualitas asupan sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan.
“Komposisi bahan kami susun agar memenuhi kebutuhan gizi harian, sekaligus memanfaatkan potensi lokal yang tersedia,” ujarnya.
Dengan pola kolaborasi tersebut, SPPG Sukakarya dinilai tidak hanya berfungsi sebagai unit pelayanan gizi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Keterlibatan UMKM dan petani lokal memberikan kepastian pasar serta membuka peluang peningkatan pendapatan, sehingga program MBG dapat memberikan manfaat berlapis secara berkelanjutan.
Diketahui, hingga hari ini, SPPG Sukakarya telah melayani 23 satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA dan pondok pesantren, serta kelompok balita dan ibu hamil/menyusui. Total penerima manfaat mencapai 3.319 orang yang tersebar di wilayah Kecamatan Sukakarya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....