Tiga Dapur MBG di Sabang Masih Proses Sertifikat Higiene Sanitasi

  • 10 Apr 2026 16:23 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Tiga dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis di Kota Sabang masih dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang menemukan sejumlah hal yang perlu dibenahi berdasarkan hasil inspeksi tim kesehatan lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang, Mayuni Mislih, mengatakan permohonan SLHS dari ketiga dapur tersebut telah diajukan dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan oleh tim kesehatan lingkungan. Setiap dapur MBG, kata dia, harus memiliki izin rekomendasi SLHS sebelum dinyatakan memenuhi standar.

“Permohonan SLHS sudah masuk dan telah kami tindak lanjuti. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, ketiganya belum sepenuhnya memenuhi syarat sesuai indikator kesehatan lingkungan,” kata Mayuni Jumat 10 April 2026.

Ia menjelaskan penilaian dilakukan terhadap kondisi bangunan termasuk fasilitas pendukung hingga pengelolaan limbah dan sampah. Selain itu, lanjut dia, tim kesling juga memeriksa sistem penyimpanan bahan pangan termasuk pemisahan bahan mentah dan pengaturan suhu penyimpanan.

Terangnya, pemenuhan standar higiene sanitasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG, sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 63 Tahun 2025.

Kendati demikian, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi untuk ruang perbaikan yang perlu dipenuhi agar sertifikat dapat diterbitkan.

“Kalau seluruh persyaratan sudah dipenuhi, SLHS bisa langsung diterbitkan bahkan pada hari yang sama setelah pemeriksaan ulang,” ujarnya.

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan. Hal ini penting karena dapur MBG melayani kelompok rentan seperti anak sekolah dan balita sehingga aspek keamanan pangan harus benar-benar terjaga.

Sementara itu, pihak pengelola dapur MBG disebut sedang melakukan pembenahan sesuai catatan tim kesehatan lingkungan. Perbaikan difokuskan pada fasilitas pendukung dan sistem pengolahan makanan agar memenuhi standar yang ditetapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....