BUMG Jaboi Kembangkan Ketahanan Pangan dengan Dana Desa

  • 07 Nov 2025 06:27 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat gampong terus dilakukan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Melalui pemanfaatan dana desa, BUMG Jaboi mulai menggarap lahan pertanian dengan menanam ribuan bibit jagung pakan di kawasan perbukitan Gampong Jaboi sebagai langkah mendukung kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat.

Sekretaris BUMG Jaboi Cut Juliana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa tahun 2025 yang diambil dari alokasi 20 persen dana desa. BUMG Jaboi, terangnya, menanam sekitar lima kilogram bibit jagung pakan di atas lahan seluas lebih dari satu hektare yang tersebar di dua titik berbeda. Selain jagung, lahan juga ditanami pohon pisang untuk menjaga produktivitas tanah dan menambah nilai ekonomi saat musim panen tiba.

“Kalau di Jaboi itu kita gunakan 20 persen dana ketahanan pangan untuk penanaman jagung pakan. Jagungnya bukan untuk konsumsi tapi pakandan kita campur sari dengan tanaman pisang,” kata Cut Juliana Kamis (6/11/2025).

Ia menjelaskan, penanaman dilakukan secara bertahap agar mudah dipantau dan menjadi model pengelolaan pertanian berkelanjutan di tingkat gampong. Program ini tidak hanya sebatas kegiatan tanam, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih mandiri dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki desa. BUMG Jaboi berharap hasil panen pertama ini dapat dijadikan acuan untuk memperluas lahan tanam di tahun berikutnya.

Cut Juliana menambahkan, pihaknya kini berupaya menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang untuk memperoleh dukungan teknis dan bantuan pupuk. Pendampingan dari instansi terkait sangat dibutuhkan agar pengelolaan lahan dapat berjalan efisien dan hasil panen meningkat. Selain itu, BUMG juga berencana mengembangkan sistem pertanian terpadu yang melibatkan kelompok tani setempat guna memperkuat kemandirian pangan desa.

Dengan memanfaatkan dana yang tersedia untuk kegiatan seperti pertanian, lanjutnya, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat ekonomi yang dihasilkan. Kemudian terangnya, BUMG Jaboi menargetkan agar program ini terus berjalan setiap tahun sekaligus menjadi contoh bagi gampong lain di Sabang untuk mengoptimalkan potensi wilayahnya.

Melalui pengelolaan dana desa yang tepat sasaran, BUMG Jaboi berkomitmen mendukung program Pemerintah Kota Sabang dalam menekan ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar daerah. Ke depan, BUMG berharap model pertanian desa seperti ini dapat diperluas dan dijadikan salah satu pilar utama pembangunan ekonomi gampong di Pulau Weh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....